Doa di Puncak Kedamaian Papua: Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya dan Warga Sinak Bersatu dalam Ibadah Bersama di Gereja Bukit Sion

    Doa di Puncak Kedamaian Papua: Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya dan Warga Sinak Bersatu dalam Ibadah Bersama di Gereja Bukit Sion
    Foto: Prajurit Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya, aparat keamanan, dan masyarakat setempat duduk sejajar di Gereja Bukit Sion, beribadah bersama dalam suasana haru dan penuh damai, di Sinak, Kabupaten Puncak, Minggu (2/11/2025).

    PUNCAK - Suara doa menggema lembut di lereng pegunungan Sinak, Kabupaten Puncak. Di tengah kabut pagi yang turun perlahan, prajurit Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya, aparat keamanan, dan masyarakat setempat duduk sejajar di Gereja Bukit Sion, beribadah bersama dalam suasana haru dan penuh damai. Minggu (2/11/2025).

    Kegiatan rohani ini bukan sekadar ibadah rutin, tetapi menjadi simbol persatuan dan kasih antar anak bangsa. Dalam kesederhanaan rumah ibadah yang berdiri kokoh di tengah pegunungan, tidak ada perbedaan antara seragam loreng, pakaian jemaat, atau toga pendeta semuanya larut dalam doa dan pujian yang menenangkan hati.

    Ibadah bersama yang dipimpin oleh jemaat setempat dihadiri oleh personel Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya dari Pos Sinak Kotis, bersama aparat keamanan dan masyarakat Distrik Sinak.

    Mereka bernyanyi, berdoa, dan mendengarkan khotbah dengan hati yang penuh rasa syukur.

    “Kekuatan bangsa ini ada pada doa dan kasih antar sesama, ” ujar Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, Komandan Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya, dengan suara tegas namun penuh kehangatan.

    “Kami tidak hanya menjaga perbatasan dan keamanan, tetapi juga ingin menjaga kedamaian hati rakyat Papua. Iman dan persaudaraan adalah senjata paling kuat untuk membangun negeri ini.”

    Letkol Dicky menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis TNI di Tanah Papua, yang menempatkan hubungan spiritual dan sosial sebagai dasar membangun rasa saling percaya antara masyarakat dan aparat keamanan.

    “Doa yang dipanjatkan bersama hari ini bukan hanya untuk keamanan wilayah, tapi juga agar kedamaian selalu tumbuh di setiap hati rakyat Papua, ” tambahnya.

    Suasana hangat terpancar di setiap wajah jemaat yang hadir. Pendeta Yonas Murib, tokoh gereja sekaligus pemimpin ibadah, mengungkapkan rasa terima kasih dan harapan besar bagi masa depan Papua.

    “Kami melihat sendiri bagaimana anak-anak TNI datang tidak hanya membawa senjata, tapi membawa kasih dan damai, ” tutur Pendeta Yonas dengan nada haru.

    “Mereka duduk bersama kami, menyanyi, berdoa, dan ikut melayani. Ini bukti bahwa Tuhan bekerja melalui mereka untuk menumbuhkan kedamaian di tanah ini.”

    Pendeta Yonas menambahkan, kehadiran TNI di tengah masyarakat melalui kegiatan seperti ini memberi rasa aman dan menghapus ketakutan lama. “Kami tidak lagi melihat mereka sebagai penjaga dengan senjata, tapi sebagai saudara dalam iman, ” ujarnya.

    Ibadah bersama di Gereja Bukit Sion menjadi cermin pengabdian yang lembut namun kuat dari para prajurit Ksatria Jaya mereka yang bukan hanya kokoh di medan tugas, tetapi juga tulus dalam pelayanan rohani.

    Kegiatan ini sejalan dengan semangat TNI Manunggal Rakyat, bahwa menjaga negara bukan semata tugas militer, melainkan juga panggilan nurani untuk memeluk rakyat dalam kasih dan kedamaian.

    Di puncak pegunungan yang jauh dari hiruk pikuk kota, gema doa dari Bukit Sion menjadi pesan yang menembus batas:

    Bahwa kedamaian sejati lahir ketika hati-hati yang berbeda bersatu dalam satu suara doa dan cinta untuk Tanah Papua.

    (Lettu Chk Gusti/AG)

    tnimanunggalrakyat ksatriajayauntukpapua papuadamai tnihumanis koopshabema tniuntukrakyat doauntukpapua persaudaraantanpabatas
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Keakraban di Tengah Kabut Pegunungan: Satgas...

    Artikel Berikutnya

    TNI Jadi Montir Harapan di Pedalaman Intan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jelang Natal 2025, TNI–Jemaat GKII Antiokhia Yokatapa Satukan Doa, Kokohkan Damai di Intan Jaya
    ROSITA di Intan Jaya: TNI Borong Hasil Tani Mama Papua, Nyalakan Mesin Ekonomi di Pegunungan
    Di Bawah Cahaya Iman Tumbupur, Satgas 408/Sbh Rajut Damai lewat Ibadah dan Layanan Kesehatan
    Semangat Merah Putih Berkibar di Honai Jelang Natal Papua
    Doa Bersama di Goa Balim: Loreng dan Iman Tanda Damai Pedalaman Papua

    Ikuti Kami