LANNY JAYA - Di tengah kehangatan suasana Kampung Andugume, Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, personel Satgas Yonif 408/Sbh dari Pos TK Andugume tak hanya menjalankan tugas pengamanan. Pada Sabtu (21/2/2026), sebuah inisiatif luar biasa digelar: komunikasi sosial yang lebih dari sekadar formalitas, melainkan sebuah dialog hati ke hati yang mendalam bersama warga.
Bayangkan, di atas hamparan rumput kampung yang bersahaja, prajurit dan warga duduk melingkar. Bukan dalam barisan kaku, melainkan dalam lingkaran keakraban yang memecah sekat. Cerita mengalir, dari kisah keseharian yang sederhana, harapan-harapan untuk masa depan kampung tercinta, hingga diskusi terbuka mengenai situasi keamanan yang menyelimuti lingkungan mereka. Suasana yang tercipta begitu hangat, terbuka, dan penuh rasa kekeluargaan.
Kapten Inf Nur Ikhsan, Komandan Pos TK Andugume, memandang kegiatan ini lebih dari sekadar rutinitas. Baginya, komunikasi sosial adalah kunci utama untuk benar-benar menyelami denyut nadi kehidupan masyarakat.
"Dengan bercerita dan mendengar langsung dari warga, kami dapat memahami situasi serta kebutuhan mereka. Keamanan bukan hanya soal patroli, tetapi juga membangun kepercayaan dan kedekatan, " ujar Kapten Nur Ikhsan, menekankan esensi pendekatan humanis yang diusung.
Ia menambahkan bahwa keterbukaan dalam berkomunikasi antara prajurit dan masyarakat adalah fondasi kokoh untuk menciptakan lingkungan kampung yang tidak hanya aman, tetapi juga kondusif. Meskipun dialog menjadi prioritas, kesiapsiagaan tetap terjaga sesuai prosedur standar operasional.
Tak heran, ungkapan apresiasi datang tulus dari salah seorang tokoh masyarakat setempat. Ia merasakan kehadiran Satgas membawa angin segar ketenangan.
"Kami merasa diperhatikan. Bapak-bapak TNI mau duduk bersama dan mendengar cerita kami. Itu membuat kami lebih percaya dan merasa aman, " ungkapnya, menggambarkan betapa sentuhan personal mampu menumbuhkan rasa aman yang mendalam.
Kegiatan Komsos ini sungguh menegaskan komitmen Satgas Yonif 408/Sbh yang melampaui sekadar tugas pengamanan. Mereka berupaya merajut benang-benang kekeluargaan, menjadikan dialog yang tulus, empati yang mendalam, serta kebersamaan sebagai pilar utama dalam mewujudkan kedamaian abadi di Andugume dan sekitarnya.
