PUNCAK - Di tengah hamparan pegunungan Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, sebuah inisiatif menyentuh hati terwujud. Satgas Yonif 732/Banau, melalui Pos Julukoma, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga merajut kepedulian terhadap denyut ekonomi masyarakat pedalaman. Melalui program inovatif bernama ROSITA (Borong Hasil Tani), prajurit TNI ini rela mendatangi para mama petani di Kampung Julukoma, Sabtu (17/1/2026), untuk memborong langsung hasil kebun mereka.
Sayuran segar, umbi-umbian yang kaya nutrisi, serta rempah-rempah lokal yang menjadi nadi kehidupan sebagian besar warga, kini mendapatkan apresiasi lebih. Program ROSITA menjadi jembatan bagi perputaran ekonomi yang selama ini terhambat oleh keterbatasan akses pasar di wilayah pegunungan yang terpencil.

Komandan Pos Julukoma, Lettu Inf Dismas, menjelaskan lebih dalam makna di balik program ini. Baginya, ROSITA bukan sekadar aksi sosial belaka, melainkan manifestasi nyata kehadiran TNI dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kegiatan ROSITA bukan hanya membeli hasil tani, tetapi bentuk dukungan nyata agar jerih payah para petani benar-benar dihargai. Kami ingin membantu mendorong roda ekonomi warga sekaligus mempererat hubungan emosional antara Satgas dan masyarakat, ” ujar Lettu Inf Dismas.
Antusiasme warga menjadi bukti betapa program ini diterima dengan tangan terbuka. Para mama petani, dengan sorot mata bangga, merasakan langsung dampak positif ketika hasil kerja keras mereka dibeli. Hal ini tidak hanya memberikan kepastian pendapatan, tetapi juga menyuntikkan semangat baru untuk terus mengolah tanah.
Mama Neleni, salah seorang warga yang turut merasakan manfaat program ini, tak kuasa menahan rasa syukurnya. Ia mengungkapkan bagaimana kepedulian Satgas Yonif 732/Banau telah membawa perubahan berarti.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Hasil kebun kami dibeli, kami jadi lebih semangat untuk berkebun setiap hari. Kehadiran bapak TNI benar-benar kami rasakan manfaatnya, ” tuturnya.
Melalui program ROSITA, Satgas Yonif 732/Banau Pos Julukoma menegaskan kembali komitmennya untuk senantiasa hadir sebagai sahabat bagi masyarakat pedalaman. Di samping menjaga stabilitas keamanan, upaya ini menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat ikatan kemanunggalan TNI dengan rakyat di Tanah Papua. (Wartamiliter)
