Yonif 600/Modang, Kemanunggalan TNI-Rakyat di Kampung Kunga

    Yonif 600/Modang, Kemanunggalan TNI-Rakyat di Kampung Kunga

    PUNCAK - Di tengah kehangatan pegunungan Puncak, Papua, personel Satgas RI–PNG Mobile Yonif 600/Modang pada Selasa (10/2/2026) menghadirkan suasana keakraban melalui kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) di Kampung Kunga, Distrik Omuokia. Lebih dari sekadar tugas, ini adalah upaya tulus untuk merangkul dan mempererat ikatan emosional antara prajurit TNI dengan saudara-saudari di pedalaman Papua.

    Pertemuan yang berlangsung di Kampung Kunga disambut penuh suka cita oleh warga, termasuk tokoh masyarakat seperti Pendeta Demiakus Ellas dan Guru Petianus Ellas. Alih-alih formalitas, suasana berubah menjadi kehangatan kekeluargaan. Percakapan mengalir santai namun sarat makna, membuka ruang bagi setiap suara untuk didengar.

    Dalam dialog yang terbuka, para prajurit dengan sabar mendengarkan setiap aspirasi dan masukan dari masyarakat. Momen ini menjadi jembatan hati, menyerap kerinduan dan harapan warga, sekaligus menumbuhkan rasa saling percaya yang kokoh. Pendekatan humanis ini diyakini sebagai pondasi penting dalam menjaga ketertiban dan kedamaian wilayah pedalaman yang penuh tantangan.

    Pendeta Demiakus Ellas tak sungkan mengungkapkan apresiasinya, merasakan kehadiran TNI yang begitu dekat dan peduli.

    “Kami merasakan kehadiran TNI yang dekat dengan masyarakat. Ini memberi rasa aman dan harapan bagi warga Kampung Kunga, ” ujarnya dengan tulus.

    Senada dengan Pendeta Demiakus, Guru Petianus Ellas juga menyoroti pentingnya sinergi yang terjalin. Ia berharap kebersamaan ini terus lestari demi masa depan generasi penerus.

    “Kebersamaan seperti ini penting agar anak-anak kami tumbuh dalam suasana damai dan penuh perhatian, ” tuturnya penuh harap.

    Perwakilan Satgas Yonif 600/Modang menegaskan bahwa kegiatan Binter ini bukan sekadar program, melainkan wujud komitmen TNI. Lebih dari menjaga stabilitas keamanan, mereka bertekad membangun hubungan sosial yang harmonis.

    “Kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kekuatan utama dalam menjaga kedamaian wilayah. Karena itu, kami terus hadir untuk mendengar, membantu, dan berjalan bersama masyarakat, ” tegasnya, menggarisbawahi esensi kehadiran mereka.

    Melalui setiap langkah Binter ini, harapan besar terselip agar hubungan antara TNI dan masyarakat di Distrik Omuokia semakin kokoh. Ikatan yang kuat ini diharapkan menjadi fondasi tak tergoyahkan untuk mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif di seluruh penjuru Kabupaten Puncak.

    (Wartamiliter.com)

    yonif600modang bintertni kampungkunga omuokia kabupatenpuncak papua tnimanunggal
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Harmoni Intan Jaya: Sinergi TNI dan Tokoh...

    Artikel Berikutnya

    Borong Sayur Mama Papua, TNI Sinak Hidupkan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Kekayaan Intelektual Jadi Jaminan Kredit Usaha Hingga Rp500 Juta
    Aster Kasdam XXIV/MT Pimpin Rakernister TA 2026, Tekankan Peran Teritorial sebagai Fungsi Utama TNI AD
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
    Mayjen TNI Lucky Avianto Resmi Dilantik Menjadi Pangkogabwilhan III

    Ikuti Kami