PUNCAK - Di jantung Kabupaten Puncak, Papua, sebuah inisiatif mulia tengah bergulir. Para prajurit dari Pos Sinak Pasar Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya (KJ) tidak hanya mengemban tugas pengamanan, tetapi juga merambah dunia pendidikan dengan penuh dedikasi. Pada Jumat (20/2/2026), suasana di SD Inpres Sinak, Distrik Sinak, menjadi lebih hidup berkat kehadiran para pengajar berseragam loreng yang siap menanamkan nilai-nilai kebangsaan.
Kegiatan belajar mengajar yang berlangsung di sana terasa begitu berbeda. Para siswa menyambut antusias para tentara yang kini menjadi guru mereka. Materi tentang persatuan, semangat gotong royong, dan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) disampaikan dengan cara yang interaktif. Tak hanya ceramah, dialog hangat dan permainan edukatif turut dihadirkan untuk memperkaya pemahaman para generasi penerus bangsa.
Danpos Sinak Pasar, Letda Inf Munthe, mengungkapkan bahwa peran Satgas melampaui sekadar menjaga stabilitas keamanan. Ada panggilan hati untuk turut serta dalam pembangunan sumber daya manusia di tanah Papua.
"Kami hadir bukan hanya untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga untuk berkontribusi dalam membentuk karakter anak-anak Papua. Mereka adalah generasi emas yang kelak akan menjadi pemimpin dan penggerak pembangunan di daerahnya, " ujar Letda Inf Munthe.
Ia menambahkan, penanaman nilai-nilai kebangsaan sejak dini merupakan fondasi krusial untuk membangun rasa percaya diri, mempererat persatuan, dan membangkitkan semangat belajar di kalangan pelajar. Terlebih lagi di wilayah pegunungan Papua yang memiliki tantangan geografis dan akses pendidikan yang terbatas.
Dukungan penuh datang dari pihak sekolah. Salah seorang guru SD Inpres Sinak tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya atas kepedulian Satgas yang secara konsisten terlibat dalam proses pendidikan di sana.
"Kehadiran bapak-bapak TNI membawa semangat baru bagi anak-anak. Materi wawasan kebangsaan sangat penting untuk membentuk karakter dan rasa cinta tanah air sejak usia sekolah dasar. Kami merasa sangat terbantu, " ungkapnya.
Kegiatan tenaga pendidik (Gadik) ini merupakan bagian integral dari upaya pembinaan teritorial yang dilakukan oleh Satgas Yonif 142/KJ. Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, TNI tak hanya memperkuat fondasi persatuan, tetapi juga berupaya membuka cakrawala kebangsaan bagi generasi muda Papua. Sinergi antara aparat dan tenaga pendidik ini kian memupuk harapan untuk melahirkan generasi Papua yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing di Distrik Sinak.

Ibrahim