Satgas Yonif 732/Banau Bawa Layanan Kesehatan ke Rumah Warga Julukoma

    Satgas Yonif 732/Banau Bawa Layanan Kesehatan ke Rumah Warga Julukoma
    Prajurit TNI dari Satgas Yonif 732/Banau melaksanakan program Pelayanan Kesehatan door to door atau PASTOOR dengan masyarakat di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak. Pada Senin, (16/2/2026).

    PUNCAK - Di tengah bentang alam Papua yang menantang, prajurit TNI dari Satgas Yonif 732/Banau tak henti merajut kepedulian. Program Pelayanan Kesehatan door to door atau PASTOOR menjadi jembatan kasih yang menghubungkan pelayanan kesehatan dengan masyarakat di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak. Pada Senin, (16/2/2026), tim medis dari Pos Julukoma kembali mengabdi, membawa harapan dan sentuhan penyembuhan langsung ke pintu rumah warga.

    Mereka yang terpinggirkan oleh jarak dan keterbatasan fisik menjadi sasaran utama. Warga lanjut usia, mereka yang sedang terbaring sakit, serta masyarakat dengan mobilitas terbatas, kini tak perlu bersusah payah menempuh perjalanan jauh. Tim satgas hadir dengan perlengkapan medis esensial dan obat-obatan dasar, memastikan jangkauan kesehatan tersampaikan kepada mereka yang paling membutuhkan uluran tangan.

    Komandan Pos Julukoma, Lettu Inf Dismas, mengungkapkan bahwa metode jemput bola ini bukan sekadar strategi pelayanan, melainkan upaya tulus untuk merajut kedekatan emosional.

    “Ini adalah perintah untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan mendatangi langsung rumah warga, kami tidak hanya memeriksa kesehatan, tetapi juga mendengar keluhan serta kebutuhan mereka secara langsung, ” ujarnya.

    Kehadiran para prajurit yang berbalut seragam dengan para tenaga kesehatan disambut penuh kehangatan oleh warga. Salah satunya adalah Garui, seorang warga yang merasakan langsung manfaat program ini. Ia mengaku sangat terbantu, mengingat keterbatasan fisiknya kerap menjadi kendala untuk berobat.

    “Saya sudah tua dan sering sakit, sulit jalan jauh. Ternyata ada tentara datang ke rumah, periksa saya, dan kasih obat. Saya sangat senang dan berterima kasih. Mereka seperti anak sendiri yang peduli, ” tuturnya dengan suara bergetar menahan haru.

    Program PASTOOR menjadi cerminan pendekatan humanis Satgas Yonif 732/Banau. Lebih dari sekadar memberikan perawatan medis, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan membangun kepercayaan yang kokoh di wilayah pedalaman Papua. Diharapkan, layanan kesehatan yang menyentuh langsung ke rumah warga ini mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa aman dan kebersamaan yang kian erat antara TNI dan rakyat.

    (Wartamiliter.com)

    satgas yonif 732 banau pastoor layanan kesehatan papua beoga tni untuk rakyat papua sehat
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Danyonif 756/WMS Hadiri Penahbisan Gedung...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Kemenimipas Ungkap Potensi Lahan 'Idle' untuk Ketahanan Pangan Napi
    Danyonif 756/WMS Hadiri Penahbisan Gedung Gereja Kibaid Jemaat Wamena
    Jaga Kebugaran dan Profesionalisme, Seluruh Perwira Yonif TP 809/NTM Ikuti Pendataan Awal Garjas
    Satgas Yonif 644/Walet Sakti Hangatkan Persaudaraan di Walaik
    Senyum Marinir untuk Generasi Muda Keikey, Harapan Tumbuh di Papua

    Ikuti Kami