PUNCAK - Kehadiran TNI di tengah masyarakat pedalaman Papua kembali ditegaskan melalui aksi nyata Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 500/Sikatan. Kali ini, pelayanan kesehatan (yankes) gratis digelar di Titik Kuat (TK) Silatuga dan TK Mamba, Kotis Satgas, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Minggu (18/1/2026), menyentuh langsung warga yang membutuhkan.
Antusiasme tinggi terpancar dari masyarakat yang berdatangan dari berbagai penjuru kampung demi mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan. Personel kesehatan Satgas dengan sigap memberikan layanan medis bagi seluruh lapisan usia, mulai dari anak-anak hingga lansia, menunjukkan pendekatan humanis yang sarat empati.
Serda Fikri, Bintara Kesehatan Satgas Yonif 500/Sikatan, mengemukakan bahwa keluhan dominan yang dihadapi warga adalah Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) serta infeksi pada telapak kaki. Ia menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan akses layanan kesehatan dan pemahaman mengenai pola hidup bersih.
“Keluhan yang paling banyak kami temui adalah ISPA dan infeksi pada telapak kaki. Hal ini dipengaruhi oleh keterbatasan akses layanan kesehatan serta kurangnya pemahaman tentang pola hidup bersih dan sehat. Melalui yankes ini, kami berupaya membantu meringankan keluhan masyarakat sekaligus memberikan edukasi kesehatan sederhana, ” kata Serda Fikri.
Lebih dari sekadar pengobatan, kegiatan ini juga menjadi jembatan kokoh untuk membangun kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat. Serda Fikri menambahkan, kehadiran Satgas diharapkan dapat dirasakan manfaatnya secara mendalam.
“Kami ingin kehadiran Satgas benar-benar dirasakan manfaatnya. Melalui kegiatan kemanusiaan seperti ini, kami berupaya menumbuhkan kepercayaan, kebersamaan, dan sinergi agar tercipta situasi yang damai dan kondusif di Intan Jaya, ” tegasnya.
Apresiasi tulus datang dari Mama Betti Mbuligau, istri dari Pdt. Isak Selegani, yang mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Pelayanan kesehatan ini sangat membantu kami, terutama mama-mama dan anak-anak. TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli dan menyayangi masyarakat. Tuhan memberkati tugas dan pengabdian bapak-bapak semua, ” ujar Mama Betti penuh haru.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan diwarnai kehangatan, menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mengabdi dengan hati untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga kedamaian di Tanah Papua.
