Satgas Pamtas Yonif 732/Banau Jemput Bola, Layani Pengobatan Gratis dari Pintu ke Pintu di Ambobera

    Satgas Pamtas Yonif 732/Banau Jemput Bola, Layani Pengobatan Gratis dari Pintu ke Pintu di Ambobera

    PUNCAK - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah pedalaman Papua kembali ditunjukkan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 732/Banau. Melalui program pelayanan kesehatan “Pastoor” (Pelayanan Kesehatan Door to Door), personel Pos Ambobera turun langsung menyambangi rumah-rumah warga di Kampung Ambobera, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Senin (3/11/2025).

    Dipimpin oleh Serda Julius, tim kesehatan Satgas melakukan pemeriksaan dan pengobatan bagi warga yang mengalami berbagai keluhan penyakit, mulai dari malaria, luka bernanah, hingga alergi kulit yang banyak diderita anak-anak di wilayah tersebut.

    Menurut Danpos Ambobera, Letda Inf Ronal Lumban Gaol, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk nyata kehadiran TNI di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan di daerah pegunungan Papua.

    “Kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Kami melihat sendiri bagaimana warga di Ambobera masih kesulitan menjangkau fasilitas medis. Karena itu, kami berinisiatif turun langsung memberikan pengobatan gratis dari pintu ke pintu. Program Pastoor ini menjadi wujud komitmen kami untuk meringankan beban warga, terutama anak-anak dan orang tua yang rentan sakit, ” ujar Letda Ronal.

    Respon positif datang dari warga. Salah satunya Bapak Deni, warga Kampung Ambobera yang anaknya mendapat perawatan akibat luka bernanah dan alergi kulit.

    “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak-Bapak TNI. Anak saya sudah beberapa hari gatal dan lukanya bernanah, tapi kami tidak tahu harus bagaimana. Pagi ini mereka datang dan langsung kasih obat serta salep. Semoga TNI selalu diberkati Tuhan karena sudah membantu kami, ” ungkapnya penuh haru.

    Kegiatan Pastoor Satgas Yonif 732/Banau di Ambobera ini bukan hanya membawa pelayanan kesehatan, tetapi juga menghadirkan semangat kemanusiaan dan kebersamaan di tengah masyarakat pedalaman Papua yang masih berjuang dengan keterbatasan.

    Dengan pendekatan personal dan empati tinggi, para prajurit TNI menjadi sosok penolong yang selalu siap hadir, bahkan di pelosok yang sulit dijangkau.

    (Umlkh 27/AG)

    tniuntukrakyat satgasyonif732banau papuasehat baktitni pengabdiantanpabatas pastoorambobera
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Safari Honai Penuh Kasih: Prajurit Ksatria...

    Artikel Berikutnya

    TNI Buka Gerbang Ilmu di Pedalaman Papua,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jelang Natal 2025, TNI–Jemaat GKII Antiokhia Yokatapa Satukan Doa, Kokohkan Damai di Intan Jaya
    ROSITA di Intan Jaya: TNI Borong Hasil Tani Mama Papua, Nyalakan Mesin Ekonomi di Pegunungan
    Di Bawah Cahaya Iman Tumbupur, Satgas 408/Sbh Rajut Damai lewat Ibadah dan Layanan Kesehatan
    Semangat Merah Putih Berkibar di Honai Jelang Natal Papua
    Doa Bersama di Goa Balim: Loreng dan Iman Tanda Damai Pedalaman Papua

    Ikuti Kami