INTAN JAYA - Dalam suasana penuh kekeluargaan dan kehangatan, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama tokoh masyarakat Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Papua Tengah, Sabtu (1/11/2025).
Kegiatan yang digelar di halaman TK Mamba Kotis Satgas ini dipimpin oleh Serda Dian Prasetyo, selaku Wadantim 1 TK Mamba, bersama sepuluh personel lainnya. Tujuannya sederhana namun bermakna dalam: mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat agar tercipta rasa saling percaya dan kebersamaan dalam menjaga keamanan wilayah.
Dalam pertemuan tersebut, para prajurit berinteraksi hangat dengan tokoh masyarakat Kampung Mamba, Bapak Melky Sani, beserta keluarga. Mereka berbincang santai membahas situasi keamanan kampung, sambil berbagi canda dan kebahagiaan bersama anak-anak yang tampak ceria menerima permen dari para prajurit.
Wadantim 1 TK Mamba, Serda Dian Prasetyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis TNI di wilayah tugasnya.
“Kami datang ke sini bukan hanya membawa senjata, tetapi juga membawa niat tulus untuk menjaga hati masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan rasa persaudaraan dan kepercayaan, karena keamanan Papua tidak bisa tercapai tanpa kebersamaan antara TNI dan rakyat, ” tutur Serda Dian.
Ia menambahkan, bahwa keberhasilan menjaga stabilitas di Papua sangat bergantung pada keharmonisan dan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kampungnya sendiri.
Sementara itu, tokoh masyarakat Melky Sani menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kepedulian prajurit Satgas yang selalu dekat dengan warga.
“Kami merasa aman ketika bapak-bapak TNI ada di sini. Anak-anak senang, kami juga merasa dihargai. Bagi kami, TNI sudah seperti keluarga sendiri yang selalu ada ketika dibutuhkan, ” ungkap Melky dengan senyum hangat.
Suasana penuh keakraban itu menjadi gambaran nyata hubungan erat antara prajurit dan rakyat di Tanah Papua. Melalui pendekatan yang sederhana namun bermakna, Satgas Yonif 500/Sikatan berupaya menanamkan pesan bahwa menjaga kedamaian bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Kehadiran TNI di Kampung Mamba bukan sekadar simbol keamanan, tetapi juga wujud nyata semangat persaudaraan dan kemanusiaan yang terus hidup di tengah masyarakat Papua.
(Lettu Inf Gavin/AG)

Updates.