INTAN JAYA - Di tengah bentangan alam pedalaman Kampung Zanepa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, kehadiran Satgas Pamtas RI PNG Mobile Yonif 113/JS TK Zanepa bukan sekadar penjaga perbatasan, melainkan telah menjelma menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut nadi masyarakat. Melalui jalinan komunikasi yang hangat dan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh, para prajurit ini secara gigih membangun ikatan batin yang kokoh dengan warga setempat.
Bapak Karpus Wandagau, seorang tokoh agama yang dihormati di Kampung Zanepa, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya atas kehadiran Satgas yang telah lama menemani dan menjadi sahabat bagi warganya.
"Kami sangat berterima kasih atas kebaikan Satgas yang telah membantu kami dan menjadi bagian dari masyarakat kami. Mereka selalu hadir di tengah-tengah kami, memberikan dukungan sosial yang sangat dibutuhkan, " ujarnya, Jumat (14/11/2025).

Pengalaman Bapak Karpus sehari-hari menggambarkan bagaimana Satgas Pamtas Yonif 113/JS TK Zanepa tak pernah lelah menjalin silaturahmi. Kunjungan rutin, uluran tangan bagi yang membutuhkan, hingga partisipasi aktif dalam ragam kegiatan sosial menjadi bukti nyata kedekatan mereka.
"Mereka sering datang untuk berbicara dengan kami, mendengarkan keluh kesah, serta memberikan bantuan ketika kami membutuhkan. Kami sangat menghargai pendekatan mereka yang penuh empati dan perhatian, " tambahnya, merinci kedalaman hubungan yang terjalin.
Harapan besar disematkan Bapak Karpus agar jalinan harmonis ini terus lestari dan kian menguat, demi menjaga denyut stabilitas dan keamanan di wilayah yang menyimpan tantangan geografis dan sosial tersendiri.
"Kami berharap Satgas dapat terus menjadi bagian dari kami dan membantu menjaga keamanan serta perdamaian di wilayah ini, " tuturnya penuh harap.
Menyikapi hal tersebut, Kapten Inf Sugeng Jamianto, Komandan TK Zanepa Satgas Pamtas RI PNG Mobile Yonif 113/JS, menegaskan bahwa fondasi utama terciptanya stabilitas dan keamanan di garis depan perbatasan adalah hubungan yang dilandasi kepercayaan dan kehangatan dengan masyarakat.
"Kami ingin menjadi bagian dari masyarakat di sini. Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu dan mendukung mereka dalam berbagai aspek kehidupan, " ungkap Kapten Sugeng, memaparkan filosofi di balik setiap langkah mereka.
Lebih jauh, Kapten Sugeng menaruh asa bahwa melalui setiap interaksi dan program yang dijalankan, Satgas Pamtas dapat semakin memperkukuh ikatan emosional dengan masyarakat. Tujuannya jelas: mewujudkan kehidupan yang lebih aman, sejahtera, dan diliputi rasa kebersamaan yang erat.
"Hubungan yang baik akan membuat daerah ini lebih aman dan stabil. Kami berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Zanepa, " tutupnya, menggoreskan janji pengabdian yang tulus.
(PERS)
