PUNCAK - Di tengah sejuknya udara pegunungan dan hangatnya semangat kebersamaan, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 732/Banau kembali menunjukkan wujud kepedulian mereka terhadap masyarakat Papua. Kali ini, personel Pos Marilaukin melaksanakan karya bakti pembersihan lingkungan Gereja di Kampung Marilaukin, Distrik Wangbe, Kabupaten Puncak, pada Kamis (6/11/2025).
Kegiatan yang dipimpin oleh Serda Derekh ini dilakukan dengan semangat gotong royong bersama warga. Para prajurit membersihkan halaman gereja, mencabut rumput liar, menyapu area sekitar, hingga menata kembali lingkungan rumah ibadah agar tampak bersih dan nyaman digunakan untuk beribadah.

“Kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih, tapi juga bentuk nyata sinergi dan kepedulian kami sebagai bagian dari masyarakat Marilaukin, ” ujar Kapten Inf Frincen Sinaga, Danpos Marilaukin.
“Gereja adalah tempat suci dan pusat persekutuan umat. Dengan menjaga kebersihannya, kami ingin berkontribusi menciptakan suasana ibadah yang damai dan penuh khidmat. Sekaligus menanamkan nilai kepedulian lingkungan bagi kami semua, tanpa memandang latar belakang keyakinan, ” tambahnya.
Suasana haru dan penuh rasa syukur mewarnai kegiatan tersebut. Warga dan prajurit bahu-membahu dalam suasana kekeluargaan, menandai kuatnya rasa persaudaraan antara TNI dan masyarakat di pelosok Papua.
Salah satu tokoh masyarakat setempat, Bapak Jasman, menyampaikan apresiasi yang tulus atas langkah positif TNI di wilayahnya.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Pos Marilaukin. Mereka datang dengan tulus membantu kami membersihkan rumah Tuhan. Ini bukti bahwa TNI benar-benar hadir untuk rakyat, tanpa membeda-bedakan suku maupun agama, ” ujarnya.
Karya bakti tersebut bukan hanya memperindah lingkungan gereja, tetapi juga mempererat hubungan antara prajurit TNI dan warga Papua, mencerminkan nilai toleransi, kebersamaan, dan semangat kemanusiaan yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.
Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, Satgas Yonif 732/Banau kembali menegaskan bahwa TNI bukan hanya penjaga kedaulatan, tetapi juga penjaga harmoni kehidupan di Tanah Papun tempat di mana persaudaraan tumbuh dari ketulusan dan kepedulian yang nyata. (*)
