LANNY JAYA - Menyentuh hati masyarakat di pelosok Papua, personel Satgas Yonif 408/Sbh Titik Kuat (TK) Nenggeagin tak hanya menjaga perbatasan, namun juga merajut benang persaudaraan. Melalui sentuhan komunikasi sosial yang penuh kehangatan, mereka berupaya menumbuhkan kepercayaan di Kampung Nenggeagin, Distrik Nenggeagin, Kabupaten Lanny Jaya, pada Senin (12/1/2026).
Di tengah bentang alam Lanny Jaya yang menantang, kehadiran Satgas ini menjadi simbol kedekatan. Bukan sekadar aparat yang berjaga, namun lebih sebagai tetangga yang peduli. Kunjungan ke honai, obrolan santai, hingga berbaur dalam aktivitas sehari-hari warga, menjadi cara mereka menunjukkan bahwa TNI hadir untuk rakyat.
Pendekatan humanis inilah yang menjadi pondasi kuat bagi terciptanya suasana aman dan nyaman. Kapten Inf Subur, Komandan Pos Nenggeagin, menekankan pentingnya dialog terbuka dan kebersamaan.
“Kami hadir untuk masyarakat. Melalui komunikasi yang terbuka dan kebersamaan, kami ingin membangun rasa saling percaya dan persaudaraan. Ketika masyarakat merasa aman dan nyaman, maka stabilitas wilayah akan terjaga dengan sendirinya, ” kata Kapten Subur.
Baginya, keberhasilan tugas di Bumi Cenderawasih tak hanya diukur dari tegaknya keamanan, tetapi juga sejauh mana TNI mampu mengukir tempat di hati masyarakat, menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka.
Sambutan hangat dari warga Kampung Nenggeagin menjadi bukti nyata. Kedekatan dan perhatian dari para prajurit TNI membawa rasa aman yang mendalam, menenangkan jiwa dalam setiap denyut aktivitas.
“Kami merasa senang dan tidak takut. Bapak-bapak TNI sering datang, duduk bersama, dan berbicara baik-baik dengan kami. Kami merasa diperhatikan dan tidak sendiri, ” ungkap salah seorang warga, mewakili suara hati komunitasnya.
Dengan langkah yang tak pernah berhenti, Satgas Yonif 408/Sbh terus berkomitmen merawat tali silaturahmi, menguatkan kebersamaan, demi mewujudkan Papua yang damai, aman, dan diliputi semangat persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jefri Jayapura