PUNCAK - Di tengah keterbatasan akses yang kerap menghantui wilayah pegunungan Papua, kehadiran Satgas Yonif 732/Banau menjadi lentera harapan bagi warga Kampung Mamere, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak. Tim Kesehatan (Timkes) Jenggeren Satgas tak gentar menyusuri medan sulit demi menyambangi langsung rumah-rumah penduduk dalam program pelayanan kesehatan door to door, pada Rabu (4/1/2026).
Perjalanan para tenaga medis ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah misi kemanusiaan yang menyentuh hati. Mereka bergerak dari satu rumah ke rumah lainnya, fokus memberikan perhatian medis bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, serta warga yang kesulitan bergerak. Pemeriksaan kesehatan umum, cek tekanan darah dan gula darah, hingga pemberian obat-obatan dasar menjadi bagian dari pelayanan yang diberikan, diselingi dengan edukasi pentingnya pola hidup bersih dan sehat serta pencegahan penyakit endemik.

Komandan Satgas Yonif 732/Banau, Letkol Inf Muhammad Nurul Chabihi, S.H., menegaskan bahwa inisiatif ini adalah wujud nyata komitmen prajurit dalam mengabdi pada masyarakat di pelosok negeri.
“Akses kesehatan yang terbatas tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dasar. Melalui pendekatan door to door, kami ingin memastikan seluruh warga, khususnya yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan, tetap mendapat perhatian dan pengobatan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab dan kepedulian kami sebagai prajurit, ” ujar Letkol Chabihi.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa selain menjalankan tugas pokok pengamanan, Satgas Yonif 732/Banau juga bertekad membangun jembatan kedekatan dengan masyarakat, berkontribusi aktif dalam peningkatan kualitas hidup warga di tanah Papua.
Kehadiran Satgas ini disambut hangat oleh Numang, seorang tokoh masyarakat Kampung Mamere, yang tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Satgas Banau. Jarak ke puskesmas jauh dan jalan sulit. Mereka datang langsung ke rumah-rumah warga, memeriksa dengan sabar, dan memberi obat. Ini sangat membantu, terutama bagi orang tua dan anak-anak, ” tuturnya.
Program pelayanan kesehatan door to door ini diharapkan tidak hanya meringankan beban warga, tetapi juga menjadi sarana deteksi dini terhadap potensi masalah kesehatan di Kampung Mamere. Melalui sentuhan humanis yang tulus, Satgas Yonif 732/Banau membuktikan diri bukan hanya sebagai penjaga keamanan, melainkan juga sebagai mitra terpercaya dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua Pegunungan. (Wartamiliter.com)
