Marinir TNI AL Dongkrak Ekonomi Petani Paniai Lewat Program Rosita

    Marinir TNI AL Dongkrak Ekonomi Petani Paniai Lewat Program Rosita
    Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025, Batalyon Infanteri 4 Marinir, merajut asa pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Borong Hasil Tani atau yang akrab disapa Rosita, digulirkan di Distrik Pasir Putih, Kabupaten Paniai, pada Senin (23/2/2026).

    PAINAI - Di tengah hamparan hijau pedalaman Papua Tengah, prajurit TNI AL dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG Mobile 2025, Batalyon Infanteri 4 Marinir, tidak hanya mengemban misi keamanan. Mereka juga merajut asa pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui inisiatif menyentuh hati, Program Borong Hasil Tani atau yang akrab disapa Rosita.

    Inisiatif ini digulirkan di Distrik Pasir Putih, Kabupaten Paniai, pada Senin (23/2/2026), menjadi bukti nyata bagaimana kehadiran aparat negara dapat memberikan dampak positif langsung bagi denyut nadi perekonomian petani lokal. Program Rosita secara gamblang memotong mata rantai distribusi yang selama ini kerap mencekik keuntungan para petani.

    Dengan sigap, para prajurit membeli langsung hasil bumi warga, mulai dari umbi-umbian yang kaya nutrisi, aneka sayuran segar, hingga berbagai komoditas lokal lainnya. Pembelian ini tak lain untuk memenuhi kebutuhan logistik satuan mereka, yang pada akhirnya memberikan kepastian pasar dan harga yang lebih pantas bagi para petani.

    Komandan Satgas Batalyon Infanteri 4 Marinir, Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, M.Tr.Opsla., menegaskan komitmen yang mendalam di balik program ini. Ia melihat Program Rosita bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan sebuah jembatan sinergi berkelanjutan antara TNI AL dan masyarakat.

    “Kami berkomitmen membantu masyarakat Papua meningkatkan perekonomian mereka. Melalui Program Rosita, kami ingin membangun sinergi yang kuat antara prajurit dan petani, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah ini, ” ujar Surya Affandy Novyanto.

    Beliau menambahkan bahwa keberadaan Satgas di daerah penugasan haruslah memberi arti. Di luar menjaga stabilitas keamanan perbatasan, prajurit dituntut untuk peka dan adaptif terhadap kebutuhan sosial-ekonomi masyarakat setempat, hadir sebagai solusi, bukan sekadar penegak hukum.

    Suasana di Distrik Pasir Putih pada hari itu begitu hangat, dipenuhi semangat kolaborasi yang membuncah. Sambutan positif dari warga pun tak terbendung. Kebahagiaan terpancar dari wajah seorang petani setempat yang mengaku sangat terbantu. Hasil panennya kini terserap tanpa harus pusing memikirkan biaya transportasi yang membengkak untuk membawanya ke pasar yang lokasinya terbilang jauh.

    Program Rosita bukan sekadar program, melainkan sebuah pendekatan yang terbukti efektif dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis kearifan lokal. Dengan pola pembelian langsung, denyut nadi perputaran ekonomi kembali berputar di tingkat kampung, sekaligus menyemai benih kemandirian bagi para petani di jantung Papua Tengah.

    Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari upaya pembinaan teritorial yang digalakkan TNI AL di wilayah perbatasan RI–PNG. Melalui pendekatan yang humanis dan pemberdayaan ekonomi, Satgas berharap jalinan harmonis antara aparat dan masyarakat terus terawat, menciptakan lanskap stabilitas yang kondusif bagi kemajuan dan pembangunan daerah.

    (Wartamiliter)

    program rosita marinir tni al papua tengah paniai ketahanan pangan tni ad
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 142 Hadirkan Layanan Kesehatan...

    Artikel Berikutnya

    Roti dan Kepedulian dari Prajurit Jaya Sakti,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Yonif 408/Sbh: Komunikasi Humanis Bangun Kepercayaan di Wamitu
    Merah Putih Berkibar di Lanny Jaya, Satgas Yonif 408 Tanamkan Nasionalisme via Layang-layang
    Sentuhan Kasih Satgas Yonif 408/Sbh: Kesehatan Jemput Bola di Honai Tumbupur
    Sentuhan Nyata TNI: Satgas Bulapa Berikan Layanan Kesehatan di Papua
    Prajurit Yonif 744 Sukseskan Komsos dan Rosita di Papua

    Ikuti Kami