MAYBRAT - Di hamparan tanah perbatasan RI-PNG, tepatnya di Kampung Susumuk, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, semangat kepedulian terpancar dari prajurit Satgas Pamtas Mobile Yonif 10 Marinir/SBY. Pada Jumat (26/12/2025), mereka tak hanya menjaga kedaulatan negeri, namun juga menyentuh hati masyarakat melalui kegiatan sosial bertajuk 'Jumat Berkah'. Ratusan nasi kotak dibagikan, menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan sehari-hari warga yang beraktivitas di sekitar kampung serta para pengguna jalan yang melintas di depan pos mereka.
Lebih dari sekadar pembagian makanan, aksi ini merupakan jembatan emosional yang dibangun prajurit Marinir dengan masyarakat. Suasana hangat terasa ketika para prajurit berbaur langsung, saling bertukar sapa, dan mendengarkan cerita. Antusiasme warga pun tak terbendung, mereka menyambut hangat kehadiran aparat negara yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan wilayah.

Dansatgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY, Letkol Marinir Aris Moko, menegaskan komitmen pasukannya untuk tidak hanya menjalankan tugas pokok pengamanan, tetapi juga berkontribusi positif bagi masyarakat.
“Kami tidak hanya menjalankan tugas pengamanan perbatasan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berbagi dan membantu masyarakat. Kegiatan Jum’at Berkah ini adalah bentuk kepedulian kami agar kehadiran Marinir benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Kampung Susumuk, ” kata Letkol Marinir Aris Moko.
Beliau menambahkan, pendekatan kemanusiaan adalah kunci utama dalam membangun fondasi rasa saling percaya antara Satgas dan masyarakat, menciptakan iklim yang aman dan damai di wilayah perbatasan. Melalui inisiatif sederhana namun bermakna ini, diharapkan tali persaudaraan antara Marinir dan masyarakat perbatasan kian erat, sejalan dengan sumpah pengabdian TNI Angkatan Laut dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Updates.