YAHUKIMO - Langkah nyata prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir menyentuh langsung denyut nadi ekonomi masyarakat pedalaman Papua. Di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (13/1/2026), suasana pagi itu berbeda. Para mama Papua berbondong-bondong membawa hasil kebun mereka, disambut hangat oleh personel Satgas yang siap memborongnya.
Sayuran segar, umbi-umbian melimpah, hingga buah-buahan ranum yang merupakan hasil jerih payah warga kini mendapatkan apresiasi langsung. Pembelian dalam jumlah signifikan oleh prajurit ini menjadi oase di tengah kesulitan akses pasar dan fluktuasi harga yang kerap dihadapi petani kecil di wilayah terpencil.
Aksi 'borong' ini bukan sekadar penyerapan hasil panen semata. Lebih dari itu, ini adalah suntikan harapan dan kepastian penghasilan bagi warga. Transaksi langsung tanpa perantara memastikan masyarakat menerima nilai jual yang adil, memangkas kerumitan dan biaya transportasi menuju pasar tradisional.

Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud komitmen Satgas dalam mengawal kesejahteraan masyarakat di setiap jengkal wilayah penugasan.
“Kehadiran Marinir di Papua bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Memborong hasil kebun warga adalah salah satu upaya kami untuk mendorong roda perekonomian lokal agar terus bergerak, ” ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya dedikasi dan kesiapsiagaan prajurit dalam menjalankan tugas, sejalan dengan profesionalisme yang diemban.
“Saya tekankan kepada seluruh prajurit agar tetap meningkatkan kesiapsiagaan serta mengutamakan prosedur operasional standar dalam setiap kegiatan, baik pengamanan maupun pembinaan teritorial, ” tegas Letkol Marinir Pristiyanto.
Melalui inisiatif ini, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir kembali membuktikan diri sebagai mitra sejati masyarakat. Kehadiran mereka tidak hanya menjaga kedaulatan bangsa, namun juga menumbuhkan optimisme dan memperkuat fondasi ekonomi warga di jantung pedalaman Papua. (Wartamiliter)

Updates.