Di Bawah Cahaya Iman Tumbupur, Satgas 408/Sbh Rajut Damai lewat Ibadah dan Layanan Kesehatan

    Di Bawah Cahaya Iman Tumbupur, Satgas 408/Sbh Rajut Damai lewat Ibadah dan Layanan Kesehatan

    LANNY JAYA - Minggu pagi di Kampung Tumbupur, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, menghadirkan suasana yang tak biasa. Prajurit Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 408/Suhbrastha (Sbh) Pos Tumbupur berbaur dengan warga dalam ibadah Minggu di Gereja Baptis Tumbupur. Tak ada jarak, tak ada sekat, hanya bangku gereja yang terisi oleh hati yang sama memuji Tuhan dalam suasana damai. Minggu (30/11/2025).

    Prajurit berseragam loreng terlihat duduk berdampingan dengan orang tua, pemuda, hingga anak-anak kampung. Suasana ibadah berlangsung hikmat, diiringi alunan pujian yang menggema di lembah Kuyawage. “Kami serasa punya keluarga baru. Mereka (Satgas) bukan lagi orang luar, tapi bagian dari kami, ” ujar salah satu jemaat Gereja Baptis, Mama Yuliana (52), dengan mata berkaca-kaca.

    Kapten Inf Panca, Komandan Pos (Danpos) Tumbupur, menegaskan bahwa kehadiran Satgas bukan sekadar menjalankan tugas operasi pengamanan wilayah, namun juga membawa misi kemanusiaan.

    “Kami datang bukan hanya untuk menjalankan tugas negara, tetapi juga melayani dengan hati. Ibadah bersama ini mengingatkan kami, setiap langkah pengabdian harus dilandasi kasih. Kami bangga bisa beribadah bersama Bapak Ibu semua, kami akan terus berkomitmen hadir bagi masyarakat Tumbupur dalam suka maupun duka, ” ujar Kapten Inf Panca di sela kegiatan.

    Kutipan Danpos itu seakan menegaskan filosofi operasi kewilayahan TNI yang kini mengutamakan pendekatan humanis dan persaudaraan di tengah dinamika daerah pedalaman Papua.

    Usai ibadah, kegiatan berlanjut dengan layanan kesehatan gratis yang digelar di halaman gereja. Tim kesehatan Satgas memeriksa tekanan darah, mengobati keluhan penyakit ringan, memberi vitamin anak, hingga melakukan pemeriksaan dasar bagi lansia. Warga tampak antre tertib dengan wajah penuh harap.

    Bapak Markus (48), warga Tumbupur yang membawa anak bungsunya untuk diperiksa, mengapresiasi layanan itu.

    “Berobat di sini tidak mudah, kami butuh berjalan jauh. Saat Satgas periksa anak-anak kami, itu pertolongan besar. Mereka bantu kami tanpa pilih kasih. Kami berterimakasih, ” tuturnya.

    Dalam penutupan kegiatan, Danpos kembali meneguhkan komitmen institusi.

    “Satgas Yonif 408/Sbh bukan hanya penjaga keamanan, kami juga saudara bagi masyarakat Tumbupur. Kami akan terus membantu, melayani dan melindungi, ” tegasnya.

    Minggu itu menjadi bukti bahwa ibadah dan pelayanan kesehatan mampu menjadi jembatan yang merajut perdamaian di wilayah pedalaman, sekaligus memperkuat kepercayaan rakyat kepada aparat negara.

    (Wartamiliter)

    satgas408sbh tniuntukrakyat cahayaimantumbupur damaidikuyawage papuadamai baktilorenguntuknegeri jembatankasih408sbh kuyawagebersatu
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    ROSITA di Intan Jaya: TNI Borong Hasil Tani...

    Artikel Berikutnya

    Jelang Natal 2025, TNI–Jemaat GKII Antiokhia...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jelang Natal 2025, TNI–Jemaat GKII Antiokhia Yokatapa Satukan Doa, Kokohkan Damai di Intan Jaya
    ROSITA di Intan Jaya: TNI Borong Hasil Tani Mama Papua, Nyalakan Mesin Ekonomi di Pegunungan
    Di Bawah Cahaya Iman Tumbupur, Satgas 408/Sbh Rajut Damai lewat Ibadah dan Layanan Kesehatan
    Semangat Merah Putih Berkibar di Honai Jelang Natal Papua
    Doa Bersama di Goa Balim: Loreng dan Iman Tanda Damai Pedalaman Papua

    Ikuti Kami