INTAN JAYA - Di tengah hamparan hijau pedalaman Intan Jaya, kehangatan tak terukur terpancar dari kegiatan makan bersama yang digagas oleh Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti Pos TK Maya. Para personel TNI berbaur akrab dengan masyarakat Kampung Ngagemba dan Ogeapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, pada Sabtu (8/11/2025), menciptakan pemandangan yang sarat makna.
Acara sederhana yang berlangsung di atas tikar bersama ini menjadi penanda penting: personel Satgas TK Maya telah sepenuhnya diterima oleh warga dua kampung tersebut. Ubi rebus, ikan bakar, dan daun pepaya menjadi saksi bisu percakapan hangat yang mengalir dalam nuansa kekeluargaan, diiringi riuh tawa anak-anak yang berlarian riang.

“Kami sangat bersyukur atas sambutan hangat masyarakat Ngagemba dan Ogeapa. Ini bukan sekadar makan bersama, tapi tanda bahwa kami sudah menjadi bagian dari keluarga besar mereka, ” ujar Kapten Inf Farid Makruf, Komandan TK Maya.
Kapten Farid menambahkan, “Kami berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dan membantu masyarakat dalam berbagai bidang.”
Senada, Kepala Suku Kampung Ngagemba, Bapak Esauo Kendagau (45), tak kuasa menahan rasa bangganya. “Kami merasa senang dan bangga Satgas mau duduk bersama kami tanpa batas. Mereka sudah seperti saudara sendiri, ” ucapnya.
“Satgas membantu kami dalam banyak hal — dari kesehatan, ekonomi, hingga memberikan semangat bagi anak-anak muda kami untuk terus belajar dan maju, ” lanjut Esauo, menyoroti kontribusi nyata prajurit TNI di wilayahnya.
Bagi Esauo, momen santap bersama ini memiliki nilai adat yang sangat tinggi di tanah Papua. “Dengan makan bersama, berarti kami telah menerima mereka sebagai bagian dari kampung kami. TNI bukan orang luar lagi, tapi keluarga kami sendiri, ” tegasnya, menggarisbawahi kedalaman makna penerimaan tersebut.
Gelak tawa dan canda ringan yang saling bertukar antara prajurit dan warga menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat melampaui sekadar menjaga keamanan. Ia juga menjadi wadah penyemaian rasa kebersamaan dan benih persaudaraan sejati.
“Kami datang ke sini bukan untuk menjaga jarak, tapi untuk membangun kedekatan. Karena sejatinya, kekuatan TNI ada di hati rakyat, ” pungkas Kapten Farid, menutup kegiatan dengan penuh keyakinan. (jurnalis.id)

Updates.