Sekolah Gratis TNI Buka Asa Pendidikan Anak Papua di Lanny Jaya

    Sekolah Gratis TNI Buka Asa Pendidikan Anak Papua di Lanny Jaya

    LANNY JAYA - Di tengah keterbatasan dan bentangan alam Lanny Jaya yang menantang, sebuah secercah harapan baru untuk masa depan anak-anak Papua mulai tersinari. Kampung Luarem, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, kini menjadi saksi bisu hadirnya 'sekolah gratis' yang digagas oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pembukaan fasilitas pendidikan ini, yang disambut hangat oleh warga pada Rabu, (21/1/2026), diharapkan menjadi solusi nyata bagi akses pendidikan yang selama ini sulit dijangkau oleh anak-anak di wilayah pedalaman.

    Kehadiran sekolah gratis ini bukan sekadar menyediakan ruang belajar. Lebih dari itu, ia adalah jawaban atas berbagai kendala yang dihadapi masyarakat setempat: minimnya sarana prasarana pendidikan, jarak tempuh yang sangat jauh ke sekolah formal, serta kondisi ekonomi keluarga yang kerap menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang optimal. Bagi warga Luarem, ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir dan peduli terhadap hak fundamental setiap anak untuk mengenyam pendidikan sejak dini.

    Melalui program ini, TNI menegaskan komitmennya untuk mendampingi masyarakat Papua, khususnya dalam upaya pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Kegiatan belajar-mengajar yang terstruktur menjadi wadah bagi anak-anak untuk tidak hanya menguasai kemampuan dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, semangat kebersamaan, serta kecintaan pada tanah air melalui pembentukan karakter kebangsaan.

    Mayjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema, menekankan betapa vitalnya peran pendidikan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan masa depan Papua yang lebih cerah dan berkelanjutan.

    “Sekolah gratis ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masa depan anak-anak Papua. Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di wilayah pedalaman memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang layak, sehingga kelak tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berkarakter, dan mampu bersaing, ” ujar Pangkoops Habema.

    Ia menambahkan bahwa kesuksesan program pendidikan ini sangat bergantung pada sinergi berbagai pihak agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif jangka panjang.

    “TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen terkait, agar program pendidikan ini dapat terus berkembang dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ” tegasnya.

    Harapan besar kini disematkan oleh masyarakat Kampung Luarem. Mereka berharap sekolah gratis ini dapat terus berlanjut, bahkan menjangkau lebih banyak anak lagi. Keyakinan bahwa pendidikan yang merata adalah kunci untuk melahirkan generasi Papua yang cerdas, mandiri, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerahnya di masa depan, kini semakin menguat.

    (Wartamiliter)

    pendidikanpapua sekolahgratis tniuntukrakyat lannyjaya papuapegunungan pembangunansdm
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    TNI dan Warga Goa Balim: Voli Perekat Persaudaraan...

    Artikel Berikutnya

    Sekolah Gratis TNI Buka Asa Pendidikan Anak...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Yonif 113: Hangatnya Kebersamaan di Pos Bilai Melalui Berbagi Makanan
    Satgas Yonif 113 Jangkau Kesehatan Warga Pedalaman Intan Jaya
    Senyum Terukir di Zanepa: Satgas Yonif 113 Bagikan Kebahagiaan di Pedalaman
    Borong Hasil Kebun Warga Keikey, Satgas Yonif 5 Marinir Hadirkan Kepedulian Nyata di Pedalaman Yahukimo
    Satgas Yonif 631/Antang Tanamkan Budaya Bersih pada Anak Papua di Sugapa

    Ikuti Kami