Satgas Yonif 732/Banau Bawa Layanan Kesehatan Hingga ke Rumah Warga Ambobera

    Satgas Yonif 732/Banau Bawa Layanan Kesehatan Hingga ke Rumah Warga Ambobera
    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 732/Banau melalui program inovatif bertajuk “Pastoor” atau Pelayanan Kesehatan Door To Door, tim kesehatan Satgas mendatangi langsung Kampung Ambobera, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, pada Kamis (5/1/2026).

    PUNCAK - Menjangkau warga di pelosok pegunungan Papua, Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif 732/Banau tak henti menunjukkan kepeduliannya. Kali ini, melalui program inovatif bertajuk “Pastoor” atau Pelayanan Kesehatan Door To Door, tim kesehatan Satgas mendatangi langsung Kampung Ambobera, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, pada Kamis (5/2/2026) demi menjemput bola kebutuhan medis masyarakat.

    Program ini secara khusus menyasar warga yang tengah berjuang melawan penyakit umum seperti demam, nyeri pinggang, infeksi luka, hingga gangguan pada kulit. Langkah proaktif ini diambil sebagai jawaban atas realitas pahit keterbatasan fasilitas kesehatan dan tantangan mobilitas yang dihadapi masyarakat untuk mencapai pusat layanan medis.

    Dipimpin oleh Pratu Jofri beserta tim kesehatan dari Pos Ambobera, personel Satgas dengan sigap menyambangi satu per satu rumah warga. Mereka melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung, membagikan obat-obatan yang dibutuhkan, serta memberikan edukasi kesehatan dasar yang sangat penting.

    Letda Inf Ronal Lumban Gaol, selaku Danpos Ambobera, menegaskan betapa prioritas utama Satgas adalah kesejahteraan dan kesehatan masyarakat di wilayah binaan. Ia melihat langsung betapa sulitnya akses kesehatan di sana.

    "Kami melihat langsung kondisi di lapangan, di mana akses layanan kesehatan masih sangat terbatas. Karena itu kami tergerak mendatangi warga satu per satu. Program *Pastoor* merupakan ikhtiar kami untuk meringankan beban saudara-saudara di Ambobera sekaligus memastikan mereka tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dasar, " ujar Letda Inf Ronal Lumban Gaol.

    Kehadiran tim kesehatan Satgas disambut dengan luapan rasa syukur dan haru oleh para warga. Bapak Timo, salah seorang warga yang anaknya mendapatkan penanganan medis untuk luka bernanah dan gangguan kulit, mengungkapkan betapa besar bantuan ini.

    "Kami sangat bersyukur bapak-bapak TNI datang mengobati. Anak kami sudah beberapa hari sakit dan kami bingung harus berbuat apa. Semoga Tuhan memberkati tugas bapak-bapak TNI yang membantu kami, " tuturnya dengan nada penuh kelegaan.

    Melalui inisiatif pelayanan kesehatan dari pintu ke pintu ini, Satgas Yonif 732/Banau bertekad untuk terus berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Lebih dari itu, upaya ini juga diharapkan dapat semakin mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan kepercayaan yang kokoh antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan warga di wilayah pedalaman Papua.

    (Wartamiliter.com)

    yonif732banau satgaspamtas tniuntukrakyat papuatengah beoga pelayanankesehatan
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 142 Borong Hasil Tani Papua,...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 732/Banau: Mengajar di Pedalaman...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Cartenz Ungkap Jaringan Pasok Senpi Ilegal ke KKB Papua
    Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah
    Harapan Baru di Hari Kemenangan: Pos Kotis Senggi Satgas Yonif 753/AVT Sambut Paskah dengan Hias Gereja Ebenhaezer di Distrik Senggi
    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!
    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan

    Ikuti Kami