INTAN JAYA - Di tengah pegunungan Intan Jaya, Papua Tengah, sebuah inisiatif sederhana namun penuh makna dilancarkan oleh prajurit Satgas Yonif 631/Antang. Pada Selasa, (17/2/2026), senyum ceria anak-anak Papua merekah saat mereka mendapatkan layanan cukur rambut gratis. Kegiatan ini bukan sekadar merapikan penampilan, melainkan sebuah jembatan kepedulian yang dibangun untuk mendekatkan hati antara TNI dan masyarakat.
Program sosial yang digagas ini merupakan implementasi dari arahan Komandan Satgas, Letkol Inf Dwi Harry Wibowo, serta Pangkoops TNI Habema, yang menekankan pentingnya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Sejak pagi buta, prajurit dengan sabar menyambut kedatangan anak-anak yang antusias mengantre. Suara tawa dan celoteh riang memenuhi udara, menciptakan suasana hangat yang tak terlupakan.
Lebih dari sekadar penampilan yang rapi, potongan rambut gratis ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak saat melangkah ke sekolah, mempersiapkan mereka menghadapi masa depan. Kehangatan dan keakraban yang terjalin menjadi bukti nyata harmonisasi hubungan antara TNI dan masyarakat Papua.
“Melalui aksi sederhana ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mengabdi dan melayani masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, ” ujar Dansatgas.
Bagi warga setempat, perhatian tulus dari para prajurit ini memiliki makna yang mendalam. Sentuhan kepedulian, sapaan hangat, dan pelayanan yang diberikan menciptakan rasa kebersamaan yang kuat, meyakinkan mereka bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi berbagai keterbatasan.
Semangat Antang Timbang Kasih terus hidup melalui langkah-langkah nyata seperti ini, menebar senyum dan harapan bagi generasi muda Papua. Ini adalah wujud pengabdian tanpa batas, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik di masa depan. (Wartamiliter.com)

Jefri Jayapura