INTAN JAYA - Di tengah gemuruh perayaan Natal dan Tahun Baru, prajurit TNI kembali menyentuh hati masyarakat pedalaman Papua. Personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 500/Sikatan tak hanya menjaga keamanan, namun juga menebar senyum di wajah anak-anak Intan Jaya. Melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang sarat nuansa kemanusiaan, mereka hadir di Kampung Mamba dan Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Senin (5/1/2025), membawa kehangatan yang begitu dirindukan.
Dari pos-pos terdepan seperti Titik Kuat (TK) Bilogai, TK Silatuga, dan TK Mamba Kotis, para prajurit berinteraksi langsung dengan anak-anak. Gantungan permen dan mainan sederhana menjadi jembatan tawa, menghidupkan suasana di wilayah yang jarang tersentuh kemewahan hiburan. Tawa riang dan antusiasme mereka adalah bukti nyata betapa kehadiran TNI mampu membawa percikan kebahagiaan.
Kapten Inf Reynaldo J. Lubis, Komandan TK Bilogai, menyampaikan esensi dari kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa ini adalah bagian tak terpisahkan dari pembinaan teritorial yang berfokus pada pendekatan humanis, terutama bagi generasi penerus bangsa di Papua.
“Di momen libur Natal dan Tahun Baru ini, kami ingin anak-anak di Intan Jaya tetap merasakan keceriaan sebagaimana anak-anak di daerah lain. Senyum dan tawa mereka menjadi energi bagi kami untuk terus hadir, melayani, dan mengabdi di tengah masyarakat, ” kata Kapten Reynaldo.
Lebih dari sekadar tugas pengamanan, kehadiran TNI di tanah Papua adalah upaya membangun ikatan kemanusiaan yang kokoh. Ini tentang menanamkan rasa aman, memupuk harapan, dan meyakinkan anak-anak Papua bahwa mereka adalah generasi penerus yang berharga bagi bangsa.
Dukungan tak hanya datang dari para prajurit. Masyarakat setempat turut merasakan dampak positifnya, menilai kegiatan ini mampu menciptakan suasana yang aman dan nyaman, sembari mempererat tali silaturahmi antara TNI dan warga di Distrik Sugapa.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Komitmen Satgas Yonif 500/Sikatan untuk terus mengedepankan pendekatan teritorial yang humanis dan berkelanjutan menjadi fondasi kuat dalam menjaga stabilitas keamanan, demi mewujudkan Papua yang damai, sejahtera, dan penuh harapan.
