LANNY JAYA - Di tengah kehangatan pegunungan Papua, Minggu (15/2/2026) menjadi saksi bisu ikatan batin yang kian menguat antara Satgas Yonif 408/Sbh dan warga Kampung Tumbupur, Kabupaten Lanny Jaya. Suasana khidmat menyelimuti Gereja Baptis Tumbupur saat personel TNI dan masyarakat berkumpul dalam ibadah bersama, sebuah momen yang melampaui sekadar tugas pengamanan.
Prajurit dan warga duduk berdampingan, menyatukan hati dalam doa dan pujian. Keharmonisan ini bukan hal baru, melainkan cerminan dari persaudaraan yang telah terjalin erat dalam kehidupan sehari-hari di Distrik Kuyawage. Ini adalah bukti nyata bahwa TNI hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian tak terpisahkan dari denyut nadi sosial dan spiritual masyarakat.
Kapten Inf Panca, Danpos TK Tumbupur, mengungkapkan esensi kehadiran prajurit di wilayah tersebut. “Kami ingin selalu hadir bersama masyarakat, baik dalam suka maupun duka. Melalui ibadah bersama ini, hubungan kekeluargaan yang telah terjalin diharapkan semakin erat dan harmonis, ” ujarnya.
Tak berhenti pada ibadah, kepedulian Satgas meluas hingga sektor kesehatan. Setelah doa bersama usai, halaman gereja pun disulap menjadi pos pelayanan kesehatan. Antusiasme warga, dari anak-anak hingga para lansia, terpancar jelas saat mereka memeriksakan kondisi kesehatan kepada tim medis Satgas. Ini adalah wujud nyata kepedulian para prajurit terhadap kesejahteraan masyarakat di pelosok Papua Pegunungan.
Seorang warga Kampung Tumbupur tak kuasa menahan haru saat berbagi cerita. “Kami senang bapak-bapak TNI bisa ibadah bersama dan membantu pelayanan kesehatan. Kami merasa diperhatikan dan tidak sendiri, ” tuturnya.
Melalui sinergi spiritual dan sosial ini, Satgas Yonif 408/Sbh TK Tumbupur meneguhkan komitmennya sebagai sahabat sejati rakyat. Mereka tidak hanya menjaga ketenteraman, tetapi juga merawat iman, kesehatan, dan kebersamaan, demi mewujudkan suasana yang aman, damai, dan penuh kasih di setiap sudut Papua.

Riansyah