LANNY JAYA - Lebih dari sekadar menjalankan tugas pengamanan, prajurit Satgas Yonif 408/Sbh di Kampung Wamitu, Distrik Goa Balim, Lanny Jaya, Papua Pegunungan, telah berhasil membangun ikatan emosional yang mendalam dengan masyarakat setempat. Kehadiran mereka di wilayah pedalaman ini tidak hanya dimaknai sebagai penegakan keamanan, tetapi juga sebagai wujud pengabdian humanis yang penuh kehangatan.
Pada Selasa (13/1/2026), personel Satgas Titik Kuat (TK) Wamitu menunjukkan sisi lain dari tugas TNI melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos). Mereka berbaur langsung dengan warga, berdialog santai, menyapa anak-anak dengan riang, dan menciptakan interaksi yang cair tanpa adanya jarak. Suasana akrab dan kekeluargaan terasa begitu kental saat warga dan prajurit duduk bersama, berbagi cerita, dan saling bertukar senyum di tengah lanskap pegunungan yang megah namun penuh keterbatasan.
Danpos Wamitu Satgas Yonif 408/Sbh, Kapten Inf Indra, menekankan pentingnya komunikasi sosial sebagai elemen krusial dalam membangun kepercayaan dan rasa aman bagi masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran Satgas di Wamitu melampaui sekadar fungsi pengamanan.
“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat pengamanan, tetapi sebagai saudara bagi masyarakat. Bagi kami, warga Wamitu adalah keluarga. Dengan pendekatan yang tulus, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, diperhatikan, dan tidak merasa sendiri, ” ujar Kapten Indra.
Menurut Kapten Indra, kedekatan emosional yang terjalin antara prajurit dan warga merupakan fondasi yang kokoh untuk menciptakan situasi yang kondusif dan harmonis di wilayah penugasan. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meruntuhkan sekat dan membangun sinergi.
Respon positif dari masyarakat pun tak kalah hangat. Salah seorang warga Kampung Wamitu mengungkapkan rasa tenangnya dengan keberadaan Satgas yang selalu menunjukkan kepedulian dan keterbukaan.
“Kami senang kalau bapak-bapak TNI datang. Anak-anak tidak takut, malah senang bermain dan bercanda. Mereka bukan hanya jaga kampung, tapi juga peduli dengan kami. Itu yang bikin kami merasa dekat, ” ungkapnya.
Kegiatan Komsos ini menjadi cerminan nyata dari semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus hidup di pedalaman Papua. Kehadiran Satgas Yonif 408/Sbh tidak hanya memberikan rasa aman fisik, tetapi juga menumbuhkan kembali kepercayaan dan harapan masyarakat akan masa depan yang lebih damai dan sejahtera.
Dengan pendekatan humanis yang terus dipertahankan, Satgas Yonif 408/Sbh TK Wamitu menegaskan komitmennya untuk tetap hadir sebagai pelindung, sahabat, dan bagian tak terpisahkan dari keluarga besar masyarakat Papua, demi terwujudnya kehidupan yang aman, harmonis, dan makmur. (Wartamiliter)

Jefri Jayapura