INTAN JAYA - Di tengah hamparan pegunungan Papua Tengah, prajurit TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini (Satgas Pamtas RI–PNG) Mobile Yonif 113/Jaya Sakti (JS) menunjukkan sentuhan kemanusiaan yang hangat. Melalui Pos Bilai, mereka tak hanya menjaga perbatasan, tetapi juga merajut kedekatan dengan masyarakat pedalaman melalui aksi berbagi makanan siap saji.
Sabtu (17/1/2026) lalu, suasana di Kampung Bilai, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, terasa berbeda. Warga yang mendatangi Pos Bilai disambut dengan senyum dan bingkisan makanan yang sangat berarti. Kegiatan ini menjadi representasi pendekatan humanis yang diusung Satgas, sebuah upaya tulus untuk membangun jembatan kepercayaan dan mempererat tali silaturahmi dengan warga setempat.

Lebih dari sekadar berbagi pangan, aksi ini adalah cerminan nyata dari kehadiran negara di wilayah yang kerap menghadapi tantangan akses logistik dan pemenuhan kebutuhan dasar. Kehadiran prajurit TNI di sini bukan hanya sebagai penjaga, tetapi juga sebagai tetangga yang peduli.
“Tujuan kami adalah membangun hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga Kampung Bilai. Kepedulian sosial adalah bagian yang tidak terpisahkan dari tugas kami di daerah penugasan, ” terang Komandan Pos (Danpos) Bilai, Kapten Inf Rustamiadi, dengan suara yang tegas namun penuh kehangatan.
Senyum merekah dan rasa syukur tak tersembunyi dari wajah para penerima bantuan. Bagi mereka, makanan siap saji ini bukan hanya pengisi perut, tetapi juga simbol dukungan moral dan bukti bahwa mereka tidak dilupakan. Kehadiran Satgas Pos Bilai memberikan rasa aman sekaligus meringankan beban kebutuhan sehari-hari.
Marthen Kobogau (35), Kepala Kampung Bilai, tak kuasa menahan rasa harunya. Ia menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh para prajurit. “Kami sangat berterima kasih kepada Satgas Pos Bilai. Bantuan makanan ini sangat membantu masyarakat dan membuat kami merasa dihargai. Kehadiran TNI benar-benar membawa dampak positif bagi Kampung Bilai, ” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Kapten Inf Rustamiadi menambahkan bahwa kegiatan sosial semacam ini akan terus menjadi bagian tak terpisahkan dari agenda Satgas Yonif 113/Jaya Sakti. Komitmen untuk selalu hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat adalah prioritas utama mereka.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut. Semangat pantang menyerah dan keikhlasan dalam berbuat kebaikan akan terus kami jaga selama melaksanakan tugas di Intan Jaya, ” tegasnya, menggarisbawahi dedikasi mereka.
Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti kembali menegaskan janji kemanunggalan TNI dengan rakyat. Mereka hadir bukan hanya untuk menjaga, tetapi juga untuk memberi, menyentuh hati, dan membangun harapan di pelosok negeri. (Wartamiliter)

Updates.