LANNY JAYA - Di tengah bentangan alam Lanny Jaya, Papua Pegunungan, prajurit TNI dari Satgas Yonif 408/Sbh menorehkan kisah tentang kekuatan dialog dan kehangatan kemanusiaan. Bertempat di Kampung Nenggeagin, Distrik Nenggeagin, pada Sabtu (17/1/2026), aktivitas Komunikasi Sosial (Komsos) menjadi jembatan tak terlihat yang menghubungkan hati prajurit dengan denyut kehidupan warga.
Suasana akrab mewarnai pertemuan di lapangan kampung, di mana tak ada sekat antara aparat negara dan masyarakat. Dalam obrolan santai, cerita mengalir dari warga tentang lika-liku keseharian mereka, perjuangan melawan alam, keterbatasan yang ada, hingga harapan membumbung tinggi untuk masa depan tanah kelahiran mereka.
“Kami datang ke Nenggeagin tidak hanya membawa tugas negara, tetapi juga membawa kepedulian. Dengan duduk bersama seperti ini, kami ingin benar-benar memahami apa yang dirasakan masyarakat dan memastikan mereka tahu bahwa Satgas selalu hadir dalam setiap kondisi, ” tegas Kapten Inf Subur, Komandan Pos (Danpos) Nenggeagin.
Menurutnya, kehadiran fisik semata tak cukup menciptakan keamanan dan ketertiban. Fondasi yang paling kokoh adalah hubungan yang dilandasi kepercayaan dan kedekatan emosional, sesuatu yang ia yakini tumbuh subur melalui pertemuan semacam ini.
Sambutan hangat dari warga Kampung Nenggeagin menjadi bukti nyata. Raut wajah mereka memancarkan ketenangan dan rasa dihargai. “Kami merasa senang dan dihargai karena bapak-bapak TNI mau duduk bersama kami dan mendengarkan cerita kami. Rasanya seperti berbicara dengan keluarga sendiri, ” ungkap salah seorang warga, senyum terukir di bibirnya.
Bukan hanya soal keamanan, kehadiran Satgas Yonif 408/Sbh dinilai telah membawa angin segar perubahan positif. Rasa kebersamaan dan kepedulian sosial kian terasa, menciptakan ikatan yang kuat antarwarga dan dengan para penjaga keamanan wilayah. Melalui percakapan mendalam ini, aspirasi masyarakat untuk hidup aman, damai, dan sejahtera semakin menguat.
Satgas Yonif 408/Sbh TK Nenggeagin menegaskan komitmennya: kehadiran mereka bukan hanya sebagai benteng pertahanan, melainkan sebagai mitra sejati dan sahabat bagi setiap warga. Melalui Komsos yang berkelanjutan, mereka bertekad menjaga keutuhan persatuan dan kedamaian di Tanah Papua, satu dialog pada satu waktu. (Wartamiliter)

Jefri Jayapura