PUNCAK - Di tengah bentangan alam Papua yang tak kenal ampun, di mana hutan lebat dan perbukitan terjal menjadi tantangan sehari-hari, hadir sosok prajurit TNI yang tak kenal lelah. Satuan Tugas (Satgas) Mobile Yonif 613/Raja Alam tak hanya menjaga keamanan, namun lebih dari itu, mereka menjadi denyut nadi kemanusiaan bagi warga Kampung Balinggup, Kabupaten Puncak Jaya. Pada Senin (22/12/2025), jejak langkah mereka menjadi saksi bisu pengabdian yang tulus, membantu meringankan beban mobilitas masyarakat yang terisolasi.
Kondisi geografis Puncak Jaya yang ekstrem kerap menjadi tembok penghalang bagi aktivitas warga. Akses menuju layanan kesehatan, pasar, hingga pengangkutan hasil bumi menjadi perjuangan tersendiri.
Dalam situasi inilah, para prajurit Raja Alam hadir membawa solusi, memanfaatkan sarana transportasi yang mereka miliki untuk mengantar warga, mendampingi anak-anak dan orang tua melintasi jalur sulit, serta membantu pergerakan kebutuhan pokok dan hasil pertanian. Sebuah aksi nyata yang memancarkan gelora kepedulian dan kebersamaan.
“Sekecil apa pun bantuan yang kami berikan, kami berharap dapat membantu masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan terhadap kehadiran negara di wilayah ini, ” ujar Kapten Inf Imam Bukhori, Dankima Kotis Satgas Yonif 613/Raja Alam, menekankan komitmen prajuritnya dalam menjangkau daerah terpencil.
Mayjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., Panglima Koops Habema, turut mengapresiasi langkah mulia ini. Ia melihatnya sebagai cerminan pengabdian TNI yang melampaui tugas menjaga stabilitas keamanan, merambah pada aspek kesejahteraan masyarakat.
“Kehadiran prajurit TNI di Papua bukan semata menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman dan terbantu. Apa yang dilakukan Satgas Yonif 613/Raja Alam merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat, ” tegasnya.
Senada dengan itu, Yulius Wonda, Kepala Kampung Balinggup, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
“Kami berterima kasih kepada Satgas Yonif 613/Raja Alam. Bantuan transportasi ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama untuk kebutuhan kesehatan dan aktivitas sehari-hari, ” ungkapnya, merefleksikan dampak positif kehadiran TNI di tengah mereka.
Melalui setiap langkah dan bantuan yang diberikan, Satgas Yonif 613/Raja Alam membuktikan bahwa pengabdian TNI bukan sekadar patroli dan pengamanan. Ia adalah empati yang terwujud nyata, kepedulian yang melampaui batas, dan ketulusan yang menyentuh hati. Kehadiran mereka menjadi harapan baru untuk mewujudkan Papua yang damai, aman, dan sejahtera, di mana setiap warga merasa terayomi dan tak terabaikan.

Jefri Jayapura