YAHUKIMO - Suasana penuh sukacita mewarnai peresmian Gereja Baptis Papua (GBP) di wilayah Dekai, Kabupaten Yahukimo, Selasa (28/10/2025). Tak hanya menjadi momentum keagamaan, acara ini juga meneguhkan sinergitas TNI–Polri dan masyarakat sebagai fondasi kedamaian dan persaudaraan di Bumi Cenderawasih.
Personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir bersama jajaran Polres Yahukimo hadir melakukan pengamanan sekaligus berbaur dengan masyarakat. Keterlibatan mereka bukan semata urusan keamanan, tetapi juga cerminan nyata Bhakti TNI dalam memperkuat ikatan sosial dan spiritual masyarakat setempat.

“Kami hadir bukan hanya menjaga jalannya acara, tetapi juga untuk berbagi sukacita bersama warga. TNI akan selalu ada di tengah rakyat dalam suka maupun duka, ” ujar Dansatgas Yonif 1 Marinir dengan senyum hangat.
Ia menegaskan, keberadaan prajurit di lapangan adalah bentuk komitmen TNI dalam menjaga stabilitas dan mendukung kegiatan keagamaan yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
Kegiatan peresmian turut dihadiri para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimda Yahukimo, yang bersama-sama menandai babak baru dalam perjalanan iman umat Baptis di wilayah tersebut.
Dalam arahannya, Panglima Komando Operasi Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menyampaikan apresiasi tinggi atas kekompakan yang ditunjukkan oleh seluruh unsur keamanan dan masyarakat Yahukimo.
“Peresmian rumah ibadah bukan hanya peristiwa keagamaan, tetapi juga momentum memperkokoh persaudaraan dan kerukunan antarumat. Kehadiran TNI harus selalu menjadi sumber keteduhan dan rasa aman bagi semua, ” tegasnya.
Usai acara, para prajurit Marinir bersama warga bergotong royong membersihkan area sekitar gereja sebuah pemandangan sederhana namun sarat makna tentang kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong.
Tokoh masyarakat Dekai, Pendeta Amos Wenda, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas perhatian aparat terhadap kegiatan keagamaan di wilayahnya.
“Kami sangat bersyukur. Kehadiran TNI dan Polri membuat acara ini aman, damai, dan penuh sukacita. Ini bukti bahwa di Papua, kita semua bisa berjalan bersama dalam kasih dan kedamaian, ” ucap Pendeta Amos.
Peresmian Gereja Baptis Papua di Dekai bukan hanya tentang berdirinya sebuah rumah ibadah, tetapi juga tentang tegaknya persaudaraan dan harmoni antara rakyat dan aparat negara. Dari tanah pegunungan Yahukimo, semangat kedamaian itu kini bergema luas bahwa Papua adalah bagian tak terpisahkan dari Indonesia yang penuh kasih dan persatuan.
(Kopda Mar Fajar/AG)

Updates.