Mewoluk Bergema: Injil Masuk Papua, TNI dan Warga Eratkan Iman

    Mewoluk Bergema: Injil Masuk Papua, TNI dan Warga Eratkan Iman

    PUNCAK JAYA - Suasana khidmat dan penuh sukacita membahagiakan hati di Kampung Mewoluk, Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Jumat (13/2/2026). Halaman gereja setempat menjadi saksi bisu momen bersejarah perayaan Injil Masuk Papua, yang dihadiri dengan penuh semangat oleh prajurit Satgas Yonif 613/Raja Alam bersama seluruh lapisan masyarakat. Ini bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah ikatan kuat antara TNI dan warga, sebuah bukti nyata bagaimana persaudaraan terjalin erat sembari memperdalam nilai-nilai keimanan yang menjadi pilar kehidupan mereka.

    Sejak pagi buta, halaman gereja telah dipadati oleh wajah-wajah penuh harapan dari berbagai elemen masyarakat: para tetua adat, pemuka agama, orang tua, pemuda, hingga anak-anak. Mereka duduk berbaur dengan para prajurit Satgas, menciptakan pemandangan kebersamaan yang sederhana namun begitu sarat makna. Ini adalah potret harmonis di mana persatuan tumbuh subur dari landasan iman yang sama, melampaui sekat-sekat perbedaan.

    Pendeta Mekeles, dalam khotbahnya, dengan penuh keyakinan menyampaikan betapa besar transformasi yang dibawa oleh Injil ke Tanah Papua. Ia menekankan bahwa ajaran kasih, harapan, dan kedamaian telah tertanam dalam jiwa masyarakat, membentuk jati diri yang kuat.

    "Hari ini kita mengenang perjalanan iman yang telah membentuk jati diri kita. Semoga semangat kasih terus hidup di tengah masyarakat, " ujar Pendeta Mekeles.

    Kehadiran Satgas Yonif 613/Raja Alam dalam momen sakral ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah manifestasi nyata dari kedekatan yang tak terpisahkan antara aparat keamanan dan masyarakat yang mereka cintai. Wakil Komandan Satgas, Mayor Inf Yoga Pratomo, menegaskan bahwa partisipasi prajurit dalam peringatan Injil Masuk Papua adalah bentuk penghargaan tertinggi terhadap denyut nadi keagamaan dan budaya masyarakat Papua.

    "Partisipasi ini adalah wujud penghormatan kami terhadap nilai keagamaan dan budaya masyarakat setempat, sekaligus komitmen kami untuk selalu hadir di tengah rakyat, " tegas Mayor Inf Yoga Pratomo.

    Melalui perayaan ini, Satgas Yonif 613/Raja Alam kembali menunjukkan peran multifasetnya. Tak hanya sebagai penjaga stabilitas keamanan, namun juga sebagai mitra aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang menyentuh hati di wilayah Kabupaten Puncak Jaya. Kebersamaan yang terjalin di halaman gereja itu adalah cerminan paling otentik dari kekuatan sinergi antara TNI dan masyarakat, sebuah fondasi kokoh yang akan terus menopang terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

    Perayaan ini meninggalkan jejak emosional yang mendalam bagi setiap individu yang hadir. Sebuah pengingat berharga bahwa iman, persaudaraan, dan kebersamaan adalah mercusuar yang akan senantiasa menerangi langkah mereka menuju masa depan yang lebih cerah dan penuh harapan.

    (Wartamiliter.com)

    yonif613rajaalam injilmasukpapua mewoluk puncakjaya tniuntukrakyat papuadamai
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Yonif 756/WMS menggelar Outbond bersama...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Yonif 756/WMS menggelar Outbond bersama Pramuka SMPN 2 Wamena
    TNI Amankan Lokasi Penembakan Pesawat Smart Air Di Bandara Korowai Batu Boven Digoel
    Wujudkan Lingkungan Asri, Yonif TP 809/NTM Laksanakan Aksi Bersih Pantai di Sarmi
    Komsos Humanis di Jayawijaya: Satgas Yonif 644 Perkuat Damai dan Layanan Kesehatan
    Marinir Hadirkan Senyum Sehat di Pedalaman Yahukimo

    Ikuti Kami