Marinir Yonif 10/SBY Hadirkan Semangat Belajar di Perbatasan Maybrat

    Marinir Yonif 10/SBY Hadirkan Semangat Belajar di Perbatasan Maybrat
    Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Batalyon Infanteri 10 Marinir/SBY berbagi ilmu dan semangat belajar melalui program GADIK (tenaga pendidik) di SD YPK Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Rabu (11/2/2026).

    MAYBRAT - Di pelosok Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Rabu (11/2/2026), hadir sebuah pemandangan hangat yang menghangatkan hati. Para prajurit gagah berani dari Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Batalyon Infanteri 10 Marinir/SBY tak hanya mengemban tugas menjaga kedaulatan negeri, namun juga menjelma menjadi pilar pendidikan bagi anak-anak perbatasan. Dengan senyum tulus, mereka berbagi ilmu dan semangat belajar melalui program GADIK (tenaga pendidik) di SD YPK Kisor.

    Lebih dari sekadar menjaga garis batas negara, kehadiran TNI AL di wilayah perbatasan ini menunjukkan kepedulian mendalam terhadap masa depan generasi penerus. Para marinir ini dengan sabar membimbing adik-adik kecil dalam penguasaan materi dasar, mulai dari membaca, menulis, berhitung, hingga menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan yang kuat. Sorot mata penuh semangat dari para siswa menjadi saksi bisu betapa berharganya momen edukatif ini.

    Tak berhenti pada transfer ilmu, kepedulian para prajurit semakin nyata dengan diserahkannya bantuan buku tulis kepada seluruh siswa. Sebuah gestur sederhana namun sarat makna, yang diharapkan dapat menjadi pemantik semangat anak-anak untuk tak pernah lelah menggapai cita-cita. Saya membayangkan betapa bahagianya mereka menerima buku baru, siap untuk diisi dengan coretan-coretan ilmu pengetahuan.

    Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY, Letkol Marinir Aris Moko, menegaskan komitmen personelnya.

    “Kami hadir tidak hanya menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus kita dukung bersama, ” tuturnya dengan penuh keyakinan.

    Pihak sekolah dan para guru di SD YPK Kisor menyambut hangat inisiatif mulia ini. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian Satgas, seraya berharap sinergi positif antara TNI dan masyarakat ini dapat terus terjalin, membawa perubahan signifikan demi kemajuan pendidikan di tanah perbatasan Papua Barat Daya.

    (Wartamiliter.com)

    marinir satgaspamtas yonif10sby maybrat pendidikanperbatasan tnihumanis
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 113/JS Bagikan Makanan Siap...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 113/JS Tebar Kepedulian bagi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Sentuhan Kemanusiaan Prajurit Siliwangi di Nduga: Perkuat Iman Warga
    Program Rosita TNI Gerakkan Ekonomi Mama Papua di Intan Jaya
    Babinsa Elikobel Turun Ke Sawah, Wujud Nyata TNI Dukung Ketahanan Pangan di Papua Selatan
    Satgas Raja Alam Hangatkan Purbalo, Jalin Kedekatan Lewat Sambang Rumah
    Kemitraan Hangat: TNI dan Warga Wamitu Jaga Harmoni Goa Balim

    Ikuti Kami