Warga Puncak Ilaga Cari Pengobatan di Pos TNI Akibat Akses Kesehatan Sulit

    Warga Puncak Ilaga Cari Pengobatan di Pos TNI Akibat Akses Kesehatan Sulit

    PUNCAK - Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan yang menghimpit, warga Puncak Ilaga tak punya pilihan lain selain mendatangi Pos KoSatgas Ilaga Satgas RI–PNG Mobile Yonif 600/Modang. Senin (26/1/2026) pagi, deretan warga berdatangan, membawa keluhan kesehatan yang beragam, berharap uluran tangan dari personel TNI yang bertugas.

    Tim medis Satgas dengan sigap memberikan pemeriksaan kesehatan dasar dan mendistribusikan obat-obatan sesuai dengan kondisi setiap pasien. Ini adalah bukti nyata bagaimana kehadiran negara terasa hingga ke pelosok negeri.

    “Masyarakat datang ke Pos KoSatgas Ilaga untuk meminta pengobatan. Kami melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan medis sesuai dengan keluhan yang disampaikan, ” ujar dr. Irfan Syauqi Arianto, Dokter Satgas RI–PNG Mobile Yonif 600/Modang, Senin (26/1/2026).

    Ia menambahkan bahwa pelayanan kesehatan ini merupakan wujud tugas kemanusiaan TNI di wilayah penugasan, sebuah bentuk kehadiran negara yang humanis di tengah minimnya fasilitas kesehatan bagi masyarakat pedalaman. Tingginya kebutuhan akan layanan medis di Ilaga membuat peran Satgas menjadi sangat vital.

    Lebih dari sekadar menjaga keamanan wilayah, Satgas RI–PNG Mobile Yonif 600/Modang menunjukkan komitmennya untuk turut serta dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Pelayanan kesehatan di Pos KoSatgas Ilaga menjadi salah satu aksi nyata dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mempererat tali persaudaraan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat Papua.

    Keberadaan pos TNI ini bukan sekadar pos pengamanan, namun telah menjadi oase harapan bagi warga Puncak Ilaga. Mereka yang selama ini berjuang melawan sulitnya akses medis akibat kondisi geografis yang menantang dan minimnya sarana kesehatan, kini memiliki tempat untuk mendapatkan pertolongan.

    (Wartamiliter)

    yonif600modang tnhadiruntukrakyat pelayanankesehatanpapua aksesmedispedalaman kemanunggalantnirakyat papuasehat
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Sentuhan Iman Satgas Raja Alam di Pedalaman...

    Artikel Berikutnya

    Pos Maya Yonif 113: Sentuhan Humanis Kesehatan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara

    Ikuti Kami