Satgas Banau Tingkatkan Literasi Bahasa Indonesia di Pedalaman Papua

    Satgas Banau Tingkatkan Literasi Bahasa Indonesia di Pedalaman Papua

    PUNCAK - Di tengah hamparan keindahan alam pedalaman Papua Tengah, sebuah inisiatif mulia tengah bergulir. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 733/Banau, melalui Pos Ambobera, tak henti-hentinya menunjukkan kepedulian mendalam terhadap peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Program bertajuk “Papua Melek” kini hadir di Kampung Ambobera, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, pada Kamis (22/1/2026), membawa misi penting: menanamkan penguasaan Bahasa Indonesia bagi anak-anak dan seluruh warga.

    Serda Julius, seorang prajurit yang berdedikasi, dengan sabar memandu jalannya pembelajaran. Dari pengenalan huruf demi huruf, merangkai kata menjadi kalimat bermakna, hingga mengajarkan teknik membaca yang efektif, setiap sesi diwarnai kehangatan. Meskipun ruang kelas yang digunakan sederhana, semangat belajar terpancar kuat dari wajah anak-anak dan warga yang antusias mengeja setiap aksara di papan tulis.

    Lebih dari sekadar kegiatan pengamanan wilayah, “Papua Melek” merupakan wujud nyata pembinaan teritorial yang digagas Satgas Yonif 733/Banau. Fokusnya adalah pada pembangunan sumber daya manusia, membekali generasi pedalaman dengan kemampuan yang esensial.

    “Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat di wilayah binaan mendapatkan kesempatan belajar yang lebih baik. Melalui kegiatan melek Bahasa Indonesia ini, kami ingin memberikan bekal dasar yang bermanfaat bagi anak-anak maupun orang dewasa, ” ujar Letda Inf Gaol, Komandan Pos Ambobera.

    Dampak positif program ini disambut hangat oleh masyarakat setempat. Nelton, salah seorang orang tua murid, tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya.

    “Melalui pembinaan ini, anak-anak kami bisa terus tumbuh dalam pengetahuan dan kemandirian. Langkah kecil hari ini menjadi bekal besar untuk masa depan mereka yang lebih cerah, ” ungkapnya.

    Harapan besar disematkan pada program “Papua Melek” ini. Satgas Pamtas Yonif 733/Banau bertekad menumbuhkan semangat belajar yang tak pernah padam, mengasah kemampuan berbahasa Indonesia, serta membuka pintu peluang yang lebih luas bagi generasi muda Papua untuk menggapai cita-cita gemilang di masa depan. (Wartamiliter)

    papuamelek sahabatbanau yonif733banau pendidikanpapua beoga papuatengah
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 732/Banau Galang 'Papua Melek'...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya Bawa Harapan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara

    Ikuti Kami