Merauke – Pangdam XXIV/Mandala Trikora, Mayjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si, memimpin rapat koordinasi kesiapan lahan pembentukan satuan baru di jajaran Kodam XXIV/Mandala Trikora Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, Pangdam menerima paparan dari Danrem 174/Anim Ti Waninggap (ATW) Brigjen TNI Mustakim, S.I.P., M.Si, sekaligus memberikan arahan tegas terkait langkah-langkah lanjutan yang harus segera ditindaklanjuti. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Mandala, Makodam XXIV/Mandala Trikora, Merauke, Papua Selatan, Kamis (15/01/2026).
Pangdam menegaskan bahwa paparan yang disampaikan Danrem 174/ATW menjadi bahan penting dalam pengambilan keputusan strategis Kodam, khususnya terkait kesiapan lahan. Beliau mengarahkan agar setiap rencana lokasi pembangunan satuan baru harus memenuhi aspek legalitas yang jelas, bebas sengketa, memiliki aksesibilitas memadai, serta sesuai dengan rencana tata ruang wilayah. Pangdam juga menekankan pentingnya koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Lebih lanjut, Pangdam menginstruksikan agar jajaran Korem dan Kodim terkait segera melakukan pendalaman data lapangan, termasuk pengukuran ulang lahan, pemetaan kondisi geografis, serta penyusunan tahapan pembangunan yang realistis dan terukur. Menurut Pangdam, kesiapan lahan merupakan faktor kunci agar pembangunan satuan dapat berjalan tepat waktu dan tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari.
Dalam paparannya, Danrem 174/ATW Brigjen TNI Mustakim menyampaikan gambaran kesiapan wilayah, alternatif lokasi lahan, serta potensi kendala yang dihadapi di lapangan. Paparan tersebut mendapat perhatian khusus dari Pangdam sebagai dasar pemberian arahan dan penekanan kepada seluruh jajaran yang terlibat.
Rapat koordinasi ini membahas rencana pembentukan Korem, Brigade Infanteri (Brigif), Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP), Batalyon Kavaleri (Yonkav), Batalyon Artileri Medan (Yon Armed), dan Batalyon Arhanudse (Yon Arhanud) sebagai bagian dari program strategis TNI Angkatan Darat dalam memperkuat postur pertahanan di wilayah Timur Indonesia.
Selain memperkuat sistem pertahanan, Pangdam berharap kehadiran satuan-satuan baru tersebut mampu memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi satuan.
Rapat ini turut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Kodam XXIV/Mandala Trikora dan para Asisten Kasdam, sebagai wujud sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung kebijakan pimpinan Kodam XXIV/Mandala Trikora.
