Marinir Hadir di Faankahrio: Sembako dan Makan Gratis untuk Warga

    Marinir Hadir di Faankahrio: Sembako dan Makan Gratis untuk Warga
    Personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY hadir membagikan sembako berisi kebutuhan pokok yang sangat berarti: beras, gula, minyak goreng, dan mie instan di Kampung Faankahrio, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Sabtu (21/2/2026).

    MAYBRAT - Kehangatan menyelimuti Kampung Faankahrio, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Sabtu (21/2/2026) saat personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY hadir membawa senyum dan bantuan nyata. Lebih dari sekadar menjaga garis batas negara, para prajurit Marinir ini menunjukkan kepedulian mendalam terhadap denyut nadi kehidupan masyarakat perbatasan melalui program pembinaan teritorial yang menyentuh hati.

    Setiap sudut kampung, dari satu rumah ke rumah lainnya, hingga titik kumpul warga, menjadi saksi bisu kehadiran para abdi negara. Mereka tak datang dengan tangan kosong, melainkan membawa paket sembako berisi kebutuhan pokok yang sangat berarti: beras, gula, minyak goreng, dan mie instan. Bantuan ini hadir sebagai uluran tangan untuk meringankan beban ekonomi yang mungkin dirasakan sebagian warga.

    Namun, kebaikan tidak berhenti di situ. Aroma lezat dari makanan siap saji membangkitkan semangat kebersamaan. Para prajurit dengan sigap membagikan hidangan lezat ini secara cuma-cuma, menjangkau anak-anak, para orang tua, hingga seluruh warga yang berkumpul. Suasana kekeluargaan begitu terasa ketika para prajurit dan warga duduk bersama, berbagi cerita sembari menikmati santapan.

    Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY, Letkol Marinir Aris Moko, menegaskan esensi dari kegiatan ini.

    “Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga untuk membantu serta meringankan beban masyarakat, ” ujarnya dengan tulus.

    “Semoga apa yang kami lakukan hari ini dapat memberikan manfaat nyata dan mempererat hubungan kekeluargaan antara Marinir dan warga, ” tambah Letkol Aris Moko, memaparkan filosofi di balik setiap langkah mereka.

    Menurutnya, pendekatan humanis adalah kunci utama dalam membangun fondasi kepercayaan yang kokoh di daerah penugasan yang penuh tantangan geografis dan keterbatasan akses logistik. Kepercayaan inilah yang menjadi jembatan untuk segala bentuk kerja sama dan dukungan.

    Sambutan hangat dari warga Kampung Faankahrio menjadi bukti nyata betapa kehadiran para prajurit ini tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menorehkan dampak sosial positif yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebuah apresiasi yang tulus atas pengabdian tanpa pamrih.

    Melalui aksi sosial yang penuh makna ini, Satgas Yonif 10 Marinir/SBY sekali lagi menegaskan perannya, bukan hanya sebagai garda terdepan dalam pengamanan perbatasan, tetapi juga sebagai sahabat sejati masyarakat, berkomitmen penuh untuk mendukung stabilitas dan kesejahteraan di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya yang mereka cintai.

    (Wartamiliter)

    satgaspamtas yonif10marinirsby marinirpeduli faankahrio papuabaratdaya tni
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Babinsa Skanto dan Kelompok Tani Gotong...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 142/KJ Bawa Harapan Kesehatan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Yonif 142/KJ: Kesehatan Warga Sinak, Prioritas Utama
    Satgas Yonif 142/KJ Bawa Harapan Kesehatan ke Pedalaman Yugumuak
    Babinsa Skanto dan Kelompok Tani Gotong Royong Percepat Pemulihan Lahan
    Marinir Hadir di Faankahrio: Sembako dan Makan Gratis untuk Warga
    Sahabat Banau: Prajurit TNI Mengajar Anak Papua di Beoga

    Ikuti Kami