LANNY JAYA - Langit Kampung Wamitu, Distrik Goa Balim, Lanny Jaya, Papua Pegunungan, pada Selasa (24/2/2026) menjadi saksi bisu kehangatan kemanunggalan TNI dan rakyat. Ratusan layang-layang bercorak Merah Putih membumbung tinggi, diterbangkan oleh anak-anak bersama personel Satgas Batalyon Infanteri 408/Suhbrastha. Momen ini bukan sekadar permainan, melainkan wujud nyata pembinaan teritorial dan pendekatan humanis yang menyentuh hati generasi muda di wilayah penugasan.
Sejak pagi buta, keceriaan terpancar dari wajah polos anak-anak yang bersemangat menapaki jalan tanah kampung. Sambil membawa layang-layang kebangsaan, mereka berjalan berdampingan dengan para prajurit Pos Wamitu. Ikat kepala bernuansa Merah Putih semakin menambah semarak suasana, menciptakan pemandangan akrab tanpa sekat, di mana tawa dan canda mengalir tanpa henti.
Bagi anak-anak, layang-layang yang terbang melayang bukan hanya mainan. Ia adalah simbol kebanggaan dan penanda semangat baru yang terus membara di dada mereka.
"Saya senang sekali bisa bermain dengan Bapak Tentara. Layang-layangnya bagus, kami bangga, " ujar salah satu anak dengan mata berbinar penuh suka cita.
Sahutan dari anak lainnya menguatkan perasaan yang sama, "Kalau layang-layangnya naik tinggi, kami tambah semangat. Terima kasih Bapak sudah kasih kami."
Komandan Pos (Danpos) Wamitu, Kapten Inf Indra, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna mendalam untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini, sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan seluruh lapisan masyarakat.
"Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai saudara bagi masyarakat. Melalui kegiatan sederhana ini, kami berharap tumbuh semangat kebersamaan dan rasa cinta tanah air di hati anak-anak, " ungkap Kapten Inf Indra.
Ia menambahkan, pendekatan melalui aktivitas kreatif seperti ini terbukti sangat efektif dalam membangun kedekatan emosional dan menciptakan suasana harmonis di tengah masyarakat pegunungan yang penuh kehangatan.
Kehadiran Satgas Yonif 408/Sbh di Goa Balim tidak hanya berfokus pada menjaga stabilitas keamanan, melainkan juga merangkul aspek sosial dan membina generasi penerus bangsa. Tarian Merah Putih di angkasa, yang diciptakan oleh keceriaan anak-anak, menjadi pengingat kuat bahwa kebersamaan adalah fondasi utama persatuan bangsa.

Jefri Jayapura