LANNY JAYA - Di tengah kabut pagi yang menyelimuti pegunungan Papua, prajurit Satgas Yonif 613/Raja Alam melangkah mantap membawa misi kemanusiaan: membagikan Alkitab kepada masyarakat Distrik Balinggup, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Dipimpin langsung oleh Danpos Balinggup Lettu Inf Netto Fernandes, para prajurit menempuh jalan setapak yang terjal demi menebar kasih dan menguatkan iman saudara-saudara mereka di ujung timur Indonesia.
Kedatangan Satgas disambut hangat oleh warga bersama Pendeta Yukiron, gembala jemaat Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Balinggup. Suasana haru tampak ketika prajurit menyerahkan Alkitab kepada jemaat yang selama ini kesulitan mendapatkan kitab suci karena keterbatasan akses.
“Selama ini kami harus bergantian membaca satu Alkitab untuk seluruh jemaat. Kehadiran prajurit membawa buku-buku ini seperti menghadirkan terang bagi kami, ” ungkap Pendeta Yukiron dengan mata berkaca-kaca, Minggu (26/10/2025).
Pembagian Alkitab tersebut merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas Yonif 613/Raja Alam, yang dipimpin oleh Dansatgas Letkol Inf Alim Sa’adi. Melalui Pos Taktis Balinggup, para prajurit tak hanya menjaga perbatasan, tetapi juga menyalurkan kepedulian dan cinta kasih kepada masyarakat.
“Kami ingin kehadiran TNI bukan hanya terasa dalam menjaga keamanan, tapi juga dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual masyarakat. Alkitab ini simbol kasih dan harapan untuk masa depan yang damai, ” ujar Letkol Inf Alim Sa’adi.
Selain membagikan kitab suci, para prajurit juga berdialog akrab dengan warga, mendengarkan keluh kesah mereka, serta mengajak anak-anak bermain di halaman gereja. Momen sederhana itu menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat bahwa prajurit hadir bukan sekadar berseragam, melainkan juga membawa damai dan pengharapan.
Tokoh masyarakat setempat, Bapak Yulianus Wonda, menuturkan bahwa kehadiran Satgas telah memberi semangat baru bagi warga.
“Kami merasa diperhatikan. TNI datang bukan dengan senjata, tapi dengan hati. Mereka bantu kami jaga kedamaian dan tunjukkan kasih lewat perbuatan, ” katanya.
Dengan langkah kasih itu, Satgas Yonif 613/Raja Alam menunjukkan bahwa misi pengabdian di Tanah Papua bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga nurani dan menyalakan cahaya iman di hati rakyat Papua.
(Lettu Inf Sus/AG)
