INTAN JAYA - Sebuah langkah monumental demi kedamaian dan kemajuan terukir di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Pada Minggu, (23/11/2025), masyarakat setempat secara sukarela menyerahkan sebidang lahan adat berharga mereka untuk pembangunan Pos Tentara Nasional Indonesia (TNI) permanen. Tindakan simbolis ini bukan sekadar pemberian tanah, melainkan manifestasi kepercayaan mendalam dan harapan besar akan hadirnya keamanan serta percepatan pembangunan di wilayah yang mereka cintai.
Prosesi penuh haru ini disaksikan langsung oleh para pemangku kepentingan, termasuk Kepala Distrik Hitadipa, Soleman Bilambani, didampingi oleh para kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, serta perwakilan masyarakat. Upacara adat yang khidmat mengiringi penyerahan tersebut, menegaskan ikatan kuat antara masyarakat dan negara dalam upaya bersama menciptakan stabilitas.
“Atas nama masyarakat Hitadipa, kami berterima kasih kepada TNI yang hadir untuk menjaga dan membantu kami. Penyerahan lahan ini adalah bentuk dukungan total kami, dengan harapan wilayah kami menjadi lebih maju, aman, dan damai, ” ujar Soleman penuh optimisme, mencerminkan kerinduan mendalam akan situasi kondusif.
Kehadiran TNI di Hitadipa disambut dengan sukacita dan apresiasi tinggi. Komandan pasukan TNI yang hadir menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, menekankan bahwa Pos TNI akan menjadi garda terdepan tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam pelayanan sosial dan pembangunan daerah.
Panglima Komando Operasi Habema (Pangkoops Habema), Mayjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., turut memberikan penegasan penting terkait sinergi ini. Beliau menggarisbawahi bahwa pembangunan pos tersebut selaras dengan mandat nasional, khususnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua dan Papua Barat.
“Sebagaimana diamanatkan Inpres Nomor 9 Tahun 2020, kehadiran TNI di Papua bukan hanya untuk menjaga keamanan, ” tegas Pangkoops. “TNI juga bertugas mendukung pelayanan dasar, mempererat komunikasi sosial, dan menjadi bagian penting dalam percepatan pembangunan kesejahteraan.”
Mayjen Lucky menambahkan bahwa visi pembangunan Papua yang sejahtera hanya dapat terwujud melalui kolaborasi erat antara masyarakat, pemerintah daerah, tokoh adat, dan seluruh aparat keamanan.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan masyarakat Hitadipa. Bersama seluruh komponen daerah, mari kita wujudkan Papua yang maju, damai, dan sejahtera, ” pungkasnya, mengajak seluruh elemen untuk bersatu padu.
Penyerahan lahan adat di Hitadipa menjadi bukti nyata bahwa harmoni, keamanan, dan kemajuan Papua adalah cita-cita bersama yang dapat diraih melalui semangat kebersamaan. Sebuah inisiatif dari tanah adat yang diharapkan akan menorehkan dampak positif signifikan bagi masa depan wilayah ini.
