Hati Nurani di Perbatasan: Satgas TNI Antar Layanan Kesehatan dari Pintu ke Pintu di Pegunungan Papua

    Hati Nurani di Perbatasan: Satgas TNI Antar Layanan Kesehatan dari Pintu ke Pintu di Pegunungan Papua

    Pegunungan Bintang - Di tengah kerasnya kehidupan dan keterbatasan akses, ada secercah harapan yang menyinari masyarakat Papua. Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT tak hanya berperan sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai penyuluh kasih dan pelayan bagi rakyat. Pada Selasa 10 Maret 2026, di Kampung Abmisibil, Distrik Okbibab, Pegunungan Bintang, mereka menggelar pelayanan kesehatan keliling gratis yang sangat dinanti warga, membawa kelegaan di tengah keterbatasan yang ada.

    Bagi masyarakat Papua, akses terhadap layanan medis adalah barang langka. Keterbatasan tenaga medis dan minimnya fasilitas kesehatan membuat banyak warga hanya mengandalkan pengobatan tradisional. Dalam situasi yang penuh ketidakpastian ini, kehadiran prajurit TNI menjadi pelita yang menerangi kegelapan.

    Personel Satgas Yonif 753/AVT Pos Okbibab, yang dipimpin oleh Kapten Inf Supri, sigap memberikan pengobatan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat setempat. Kehadiran mereka disambut dengan air mata haru dan ungkapan terima kasih yang mendalam. "Kami sudah lama menunggu, Bapak-bapak. Banyak dari kami yang sakit tapi tidak berani kemana-mana. Dengan kehadiran TNI, kami merasa tidak sendiri, " ungkap seorang tokoh masyarakat, yang mencerminkan kerinduan akan kehadiran negara di tengah-tengah mereka.

    Danpos Okbibab, Kapten Inf Supri, menekankan bahwa tugas TNI di Papua lebih dari sekadar menjaga keamanan. "Kami harus memastikan bahwa setiap warga dapat menjalani kehidupan dengan layak. Ketika akses kesehatan terhambat, prajurit TNI harus hadir menjadi garda terdepan. Ini bukan hanya pelayanan medis, tetapi bentuk nyata kasih sayang kami kepada masyarakat, " ujarnya dengan penuh empati.

    Kegiatan ini menjadi bukti bahwa di tengah tantangan berat dan medan yang keras, semangat pengabdian dan kemanusiaan prajurit TNI selalu menemukan jalannya. Di setiap sudut negeri, mereka adalah pelita yang membawa harapan dan merajut senyum kembali di wajah-wajah yang merindukan kedamaian.

    Anker Putra Cyklop

    Anker Putra Cyklop

    Artikel Sebelumnya

    Pangdam XXIV/Mandala Trikora: Nuzulul Qur’an...

    Artikel Berikutnya

    Musyawarah Tanah Restan di Kampung Mandekman...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara

    Ikuti Kami