Dugaan Korupsi Rp14 M DAK Keerom, Jalur Yuruf-Amgotro Diselidiki Kejati Papua

    Dugaan Korupsi Rp14 M DAK Keerom, Jalur Yuruf-Amgotro Diselidiki Kejati Papua
    Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Papua, Nixon Mahuse

    PAPUA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua kini tengah mendalami kasus dugaan korupsi yang membelit proyek peningkatan jalan Yuruf-Amgotro Semogtafi di Kabupaten Keerom. Proyek vital ini, yang seharusnya didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 senilai Rp14 miliar, kini menjadi sorotan serius para penyidik Tindak Pidana Khusus.

    Kasus ini tidak main-main, sebab statusnya sudah dinaikkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Kabar ini dibenarkan oleh Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Papua, Nixon Mahuse, Jumat (14/11/2025), yang menyatakan bahwa sembilan orang telah dimintai keterangan dalam proses ini. Ia menambahkan, dana yang dialokasikan untuk perbaikan jalan strategis tersebut bersumber dari DAK tahun anggaran 2023 dengan total nilai Rp14 miliar.

    Yang mengerikan, dari hasil penyelidikan awal, terungkap bahwa pekerjaan di ruas jalan tersebut diklaim rampung 100 persen dan telah diserahterimakan sejak 7 Februari 2024 lalu. Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal yang berbeda; dana pekerjaan baru dibayarkan sebesar Rp3, 7 miliar, atau hanya 25 persen dari nilai kontrak yang disepakati.

    Menurut Nixon Mahuse, ironisnya, sisa dana DAK sebesar Rp11 miliar, yang seharusnya diperuntukkan bagi penyelesaian pekerjaan ini, justru dilaporkan telah dialihkan ke pos anggaran lainnya. Ini jelas melanggar aturan.

    "Berdasarkan aturan DAK tidak boleh digunakan untuk membiayai program kegiatan lain selain yang sudah ditentukan, " tegas Nixon Mahuse, menekankan betapa krusialnya kepatuhan terhadap alokasi dana. (PERS)

    korupsi papua kejati papua dak 2023 pembangunan jalan keerom korupsi dana alokasi khusus
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Satgas 113/JS Hangatkan Zanepa Lewat Sembako...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 732/Banau: Kesehatan Warga...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jelang Natal 2025, TNI–Jemaat GKII Antiokhia Yokatapa Satukan Doa, Kokohkan Damai di Intan Jaya
    ROSITA di Intan Jaya: TNI Borong Hasil Tani Mama Papua, Nyalakan Mesin Ekonomi di Pegunungan
    Di Bawah Cahaya Iman Tumbupur, Satgas 408/Sbh Rajut Damai lewat Ibadah dan Layanan Kesehatan
    Semangat Merah Putih Berkibar di Honai Jelang Natal Papua
    Doa Bersama di Goa Balim: Loreng dan Iman Tanda Damai Pedalaman Papua

    Ikuti Kami