Pegunungan Bintang - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah Pegunungan Papua, Kogabwilhan III melalui Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT mendorong pengembangan budidaya kelinci sebagai solusi alternatif ketahanan pangan dikarenakan memiliki sumber protein hewani bagi masyarakat di pegunungan Papua.
Danpos Tomka Letda Inf Alting, menyampaikan daging kelinci memiliki kandungan gizi yang tinggi, namun rendah lemak dan kolesterol sehingga baik untuk kesehatan serta mendukung peningkatan energi dan daya tahan tubuh.
Dengan budidaya kelinci dinilai sangat potensial karena mampu beradaptasi dengan kondisi alam pegunungan Papua yang dingin dan berkabut. Selain itu ternak ini relatif mudah dipelihara, tidak membutuhkan lahan luas dan cocok dikembangkan oleh masyarakat secara mandiri maupun kelompok.
Adapun beberapa manfaat budi daya kelinci antara lain :
- Sumber protein berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
- Selain ternak babi, ternak kelinci memiliki nilai ekonomis.
- Ternak kelinci bisa dibudidayakan di jajaran Pos yang memiliki lahan terbatas.
- Tingkat reproduksi kelinci yang cepat sehingga menjamin ketersediaan pasokan.
- Limbah ternak dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik yang bernilai guna.
Melalui upaya ini diharapkan budaya kelinci dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam mendukung ketersediaan pangan untuk kemandirian masyarakat di wilayah pegunungan Papua.

Updates.