LANNY JAYA - Di tengah keheningan pegunungan Lanny Jaya, Kampung Andugume, Distrik Wano Barat, pada Kamis (5/2/2026) diselimuti gelak tawa riang. Sumber keceriaan itu datang dari prajurit Satgas Yonif 408/Sbh yang memperkenalkan permainan lempar karet kepada anak-anak setempat. Sebuah kegiatan sederhana yang mampu menghidupkan suasana, mengisi ruang kosong dari minimnya fasilitas hiburan yang selama ini dirasakan.
Sorak-sorai membahana saat karet berhasil mendarat sempurna, disusul tepuk tangan meriah. Para prajurit tak sungkan berbaur, berjongkok, dan ikut tertawa lepas bersama para bocah. Momen kebersamaan ini menjadi jembatan emosional yang hangat antara TNI dan generasi penerus Papua.
Danpos Andugume, Kapten Inf Nur Ikhsan, menjelaskan bahwa kegiatan bermain ini merupakan wujud nyata dari upaya komunikasi sosial Satgas. Tujuannya adalah membangun kedekatan emosional yang mendalam dengan masyarakat, terutama anak-anak.
"Anak-anak adalah masa depan Papua. Kami ingin mereka tumbuh dengan rasa gembira, aman, dan penuh harapan. Bermain bersama menjadi cara sederhana kami untuk hadir di hati mereka, " kata Kapten Inf Nur Ikhsan.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keceriaan anak-anak menjadi sumber semangat tak ternilai bagi para prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian di wilayah terpencil ini.
"Melihat senyum dan tawa mereka mampu menghapus lelah kami. Ini kebahagiaan yang tidak ternilai, " ungkapnya dengan nada tulus.
Salah seorang anak Kampung Andugume mengungkapkan rasa senangnya.
"Kami senang sekali main sama bapak TNI. Kami ketawa-ketawa dan tidak takut, " ujarnya polos.
Senada, anak lainnya berharap momen kebersamaan ini dapat terulang.
"Bapak TNI baik. Kami mau kalau bapak datang lagi, main sama kami lagi, " tuturnya sembari tersenyum lebar.
Kegiatan ini menggarisbawahi pendekatan humanis yang diusung oleh Satgas Yonif 408/Sbh. Bukan sekadar menjaga keamanan wilayah, namun juga menanamkan rasa aman, kepercayaan, dan merajut ikatan persaudaraan dengan masyarakat. Gema tawa anak-anak di Andugume kini menjadi simbol harapan akan masa depan Papua yang lebih damai dan penuh kebersamaan. (Wartamiliter.com)

Jefri Jayapura