LANNY JAYA - Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan yang kerap melanda wilayah pedalaman Papua, kehadiran Satgas Yonif 408/Sbh di Kampung Nenggeagin, Distrik Nenggeagin, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, pada Jumat (16/1/2026), membawa secercah harapan baru. Melalui Titik Kuat (TK) Nenggeagin, para prajurit TNI tak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan, terutama di bidang kesehatan.
Dengan penuh kehangatan, tim kesehatan Satgas Yonif 408/Sbh memberikan pemeriksaan medis dasar, mendistribusikan obat-obatan, serta membuka ruang konsultasi kesehatan bagi seluruh warga. Interaksi tidak berhenti pada sentuhan medis semata; para prajurit dengan sabar mendengarkan setiap keluhan, berbagi cerita, dan memberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan demi kesehatan keluarga.
Kapten Inf Subur, Komandan Pos (Danpos) Nenggeagin, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah manifestasi komitmen mendalam Satgas untuk senantiasa hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di wilayah penugasan.
“Kesehatan masyarakat adalah prioritas kami. Kehadiran Satgas di Nenggeagin bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan warga merasa diperhatikan dan terbantu, terutama dalam kondisi keterbatasan fasilitas kesehatan, ” kata Kapten Inf Subur, Jumat (16/1/2026).
Ia menambahkan, pendekatan yang tulus dan pelayanan yang mengedepankan empati menjadi kunci utama dalam membangun jembatan kepercayaan antara TNI dan masyarakat di pelosok Tanah Papua.
Seorang ibu dari Kampung Nenggeagin, yang datang bersama buah hatinya yang sedang sakit, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya.
“Kami senang bapak-bapak TNI datang cek kesehatan. Anak-anak dan kami merasa aman dan diperhatikan. Terima kasih sudah bantu kami, ” ungkapnya dengan raut wajah penuh kelegaan.
Sambutan hangat dari masyarakat Kampung Nenggeagin menjadi bukti betapa berharganya kehadiran Satgas. Lebih dari sekadar meredakan keluhan kesehatan ringan, aksi kemanusiaan ini secara nyata menumbuhkan rasa aman dan mempererat ikatan emosional antara TNI dan warga.
Melalui jejak langkah kepedulian ini, Satgas Yonif 408/Sbh kembali membuktikan diri sebagai aparat yang tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, namun juga sebagai pelayan kemanusiaan sejati, yang selalu mengutamakan rasa empati dan kebersamaan dalam membangun Tanah Papua. (Wartamiliter)
