INTAN JAYA - Di tengah hiruk pikuk persiapan menyambut Hari Raya Natal, semangat kebersamaan terpancar dari Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Senin (22/12/2025), menjadi saksi bisu hangatnya interaksi antara personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 500/Sikatan dengan masyarakat setempat. Bukan sekadar menjalankan tugas, namun lebih dari itu, para prajurit TNI ini hadir sebagai bagian tak terpisahkan dari keluarga besar Papua.
Sebanyak 10 prajurit dari Titik Kuat (TK) Mamba Kotis Satgas Yonif 500/Sikatan membaur akrab dengan warga, terutama anak-anak. Kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang digelar menjadi jembatan emosional, diisi dengan dialog hangat dan penuh keakraban. Puncak keceriaan terlihat saat bingkisan sederhana berupa topi Santa Claus dan buku-buku rohani Natal dibagikan. Senyum merekah dan tawa riang anak-anak Kampung Mamba menjadi potret kebahagiaan yang tak ternilai harganya, sekaligus bukti nyata kedekatan batin antara TNI dan masyarakat.
Serda Pramayoga, Wadantim 2 TK Mamba, mengungkapkan bahwa kegiatan Komsos ini merupakan wujud komitmen Satgas dalam membangun hubungan yang harmonis dan saling percaya.
“Bagi kami, kebahagiaan masyarakat, terutama anak-anak, adalah kebahagiaan kami juga. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI hadir sebagai saudara dan sahabat, bukan sekadar menjalankan tugas pengamanan, ” kata Serda Pramayoga.
Ia melanjutkan, pemberian perlengkapan Natal dan buku rohani ini diharapkan dapat memberikan dukungan moril bagi warga dalam menyambut Natal dengan sukacita dan kedamaian, sekalipun dihadapkan pada keterbatasan akses dan tantangan geografis.
“Kami berharap kebersamaan sederhana ini dapat menumbuhkan rasa persatuan, memperkuat kepercayaan, serta mempererat tali kasih antara TNI dan warga Kampung Mamba, ” tambahnya.
Situasi selama kegiatan berlangsung terpantau aman dan kondusif. Sambutan antusias dan rasa syukur dari warga Kampung Mamba menjadi bukti menguatnya ikatan sosial yang terus dipupuk oleh Satgas Yonif 500/Sikatan. Melalui sentuhan kemanusiaan ini, Satgas kembali menegaskan bahwa pengabdian di Tanah Papua bukan hanya soal penjagaan wilayah, melainkan juga tentang menebar cinta kasih dan persaudaraan demi terwujudnya Papua yang damai dan sejahtera.

Jefri Jayapura