YAHUKIMO - Di tengah terpaan angin pegunungan Papua, langkah-langkah prajurit Yonif 5 Marinir terdengar mantap di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Minggu (22/2/2026) menjadi saksi bisu bagaimana patroli kali ini bukan sekadar tentang penjagaan wilayah, melainkan sebuah upaya tulus untuk merajut tali silaturahmi dan mengukuhkan kepercayaan masyarakat.
Kegiatan yang dikemas dalam komunikasi sosial (komsos) ini membawa para prajurit mendekat. Mereka menyapa, berbincang hangat, dan dengan sabar mendengarkan setiap unek-unek yang disampaikan warga. Interaksi yang terjalin bukan sekadar tugas, melainkan sebuah jembatan emosional yang dipersembahkan demi terciptanya hubungan kekeluargaan yang erat antara aparat dan masyarakat.

Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap gerak langkah mereka.
“Saya tekankan kepada setiap prajurit agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas. Namun di saat yang sama, pendekatan kepada masyarakat harus dilakukan dengan santun dan penuh empati, ” ujar Letkol Marinir T. Pristiyanto.
Beliau menambahkan bahwa menjaga stabilitas keamanan di Yahukimo adalah tanggung jawab bersama, yang tak hanya bertumpu pada kesiapan personel, tetapi juga pada kokohnya sinergi dengan masyarakat. Patroli yang dijalankan secara dialogis ini menjadi kunci untuk memahami denyut nadi sosial di lapangan sembari memastikan situasi tetap kondusif.
Sambutan hangat dari warga Distrik Dekai menjadi bukti nyata keberhasilan pendekatan ini. Mereka merasakan adanya peningkatan rasa aman dan kedekatan emosional, membuka pintu komunikasi yang lebih lebar antara aparat dan masyarakat.
Patroli yang penuh kepedulian ini adalah wujud komitmen Satgas Yonif 5 Marinir untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Di sini, di tanah Papua, kehadiran Marinir lebih dari sekadar menjaga perbatasan; mereka adalah sahabat, pendengar, dan penjaga kepercayaan yang terjalin erat.

Jefri Jayapura