Keerom — Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peninjauan langsung kesiapan lahan pertanian dan infrastruktur strategis di wilayah perbatasan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhiri, ke Kabupaten Keerom, Sabtu (21/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Papua didampingi jajaran Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Keerom, serta Pelaksana Harian (Plh) Danramil 1701-23/Skanto, Peltu Djulianto. Peninjauan difokuskan pada Lahan Cetak Sawah Arso XIV di Kampung Wululkubun, Distrik Skanto, yang diproyeksikan menjadi salah satu sentra produksi pangan strategis di wilayah perbatasan Papua.
Sekitar 50 peserta turut hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari unsur pemerintah daerah, instansi teknis, TNI-Polri, serta pemangku kepentingan terkait. Selain meninjau progres kesiapan lahan sawah, rombongan juga melakukan pengecekan lokasi pembibitan jagung, meninjau titik tanah longsor di Kampung Wembi, Distrik Mannem, serta melihat langsung kondisi Jembatan Kali Tami di Kampung Workwana, Distrik Arso.
Infrastruktur-infrastruktur tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Keerom, khususnya dalam mendukung kawasan pertanian terpadu.
Turut mendampingi Gubernur Papua dalam rombongan tersebut sejumlah pejabat strategis, antara lain Kepala Bapperida Provinsi Papua, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua beserta staf, Komisaris Utama PT Irian Bakti, serta Kepala Biro Administrasi Pekerjaan Umum Provinsi Papua.
Sementara dari unsur daerah dan instansi terkait hadir Bupati Keerom Piter Gusbager, Ketua Tim Survei Investigasi dan Desain (SID) Cetak Sawah Tahun 2026 Kementerian Pertanian RI, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Keerom, unsur TNI dan Polri, Ketua KPU Keerom, serta para pejabat kewilayahan Distrik Skanto.
Usai meninjau lahan cetak sawah, rombongan melaksanakan ibadah salat Zuhur di Masjid Baiturrahman Arso X. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi pembibitan jagung di Kampung Yamua, Distrik Arso Barat, peninjauan lokasi tanah longsor, serta pengecekan Jembatan Kali Tami. Rangkaian kunjungan kerja ditutup dengan kunjungan ke kediaman Bupati Keerom di Kampung Bibiosi, Distrik Arso.
Plh. Danramil 1701-23/Skanto, Peltu Djulianto, menyampaikan bahwa kunjungan kerja Gubernur Papua tersebut merupakan wujud nyata perhatian dan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah perbatasan.
“Kami dari jajaran TNI Angkatan Darat, khususnya Koramil 1701-23/Skanto, mendukung penuh program pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan lahan cetak sawah serta pertanian terpadu di Kabupaten Keerom. Peninjauan langsung yang dilakukan Bapak Gubernur hari ini menunjukkan keseriusan dalam memastikan kesiapan lahan, infrastruktur, dan seluruh unsur pendukung agar program ketahanan pangan dapat berjalan optimal, ” ujarnya.
Ia menambahkan, TNI melalui peran Babinsa akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam pendampingan petani, menjaga stabilitas wilayah, serta memastikan keamanan dan kelancaran setiap tahapan pembangunan sektor pertanian.
“Kami siap mendukung mulai dari proses pembukaan lahan, pendampingan petani, hingga pengamanan wilayah. Harapannya, rencana penyediaan lahan persawahan seluas 15.000 hektare pada tahun 2026 dapat terwujud dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat serta ketahanan pangan nasional, ” tutupnya. (Redaksi Papua)

Jefri Jayapura