PAPUA BARAT DAYA - Dalam suasana damai usai ibadah Minggu, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 10 Marinir/SBY kembali menunjukkan wajah humanis TNI Angkatan Laut di tanah Papua. Di bawah naungan semangat pengabdian dan kasih persaudaraan, mereka membagikan sembako kepada warga Kampung Kamat, Papua Barat Daya, pada Minggu (26/10/2025).
Kegiatan yang dilakukan di sela ibadah bersama warga ini berlangsung penuh kehangatan. Setelah doa dan puji-pujian bergema di gereja kampung, para prajurit berbaret ungu itu menyapa warga satu per satu sambil menyerahkan paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya. Senyum dan tawa kecil pun menyelimuti halaman gereja, menghadirkan suasana kekeluargaan yang tulus di tengah masyarakat perbatasan.
Komandan Satgas Pamtas Mobile Yonif 10 Marinir/SBY, Letkol Marinir Aris Moko, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi bagian dari komitmen moral prajurit Korps Marinir dalam menjaga hubungan harmonis antara TNI dan rakyat di wilayah penugasan.
“Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga membawa berkah dan harapan. Usai ibadah yang penuh makna ini, kami berbagi sedikit rezeki sebagai bentuk kasih dan kepedulian terhadap warga. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat persaudaraan antara Marinir dan rakyat Papua, ” ujarnya.
Sementara itu, Bapak Markus Yabong (47), tokoh masyarakat Kampung Kamat, menyampaikan rasa haru dan apresiasi mendalam atas kepedulian prajurit Marinir.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak-bapak Marinir. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang tinggal jauh dari kota. Lebih dari itu, kami merasa diperhatikan dan disayangi. Kehadiran TNI membuat kami merasa aman dan tidak sendiri, ” tuturnya.
Kegiatan sederhana namun sarat makna ini menjadi simbol nyata bahwa prajurit Yonif 10 Marinir/SBY bukan hanya penjaga batas negara, tetapi juga pengemban misi kemanusiaan yang menyalakan harapan bagi warga di pelosok Papua. Melalui langkah-langkah kecil yang penuh kasih, mereka terus meneguhkan makna sejati semboyan “Jalesveva Jayamahe” di laut maupun di darat, Marinir selalu hadir untuk rakyat.
(Lettu Mar Maya/AG)
